headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar upacara gabungan memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di Lapangan Dr. Murjani, Banjarbaru, Rabu (20/5/2026) pagi.
Upacara berlangsung khidmat dengan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni bertindak sebagai instruktur upacara mewakili Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru, instansi vertikal, serta legiun veteran.
Dalam kesempatan itu, Sirajoni membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid. Mengusung tema Harkitnas 2026 “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, pemerintah menyoroti tantangan bangsa yang kini berkembang ke arah kedaulatan informasi dan transformasi digital.
“Pemerintah berkomitmen penuh dalam melindungi generasi muda di ruang digital. Melalui implementasi PP Nomor 17 Tahun 2025, per 28 Maret 2026 pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi guna memastikan tumbuh kembang yang sehat dan beretika,” ujar Sirajoni saat membacakan amanat Menkomdigi.
Selain itu, Sirajoni juga membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan terkait peringatan Proklamasi 17 Mei 1949. Dengan tema “Pejuang-pejuang yang Ikhlas Tidak Menuntut Jasa”, masyarakat diajak meneladani semangat perjuangan dan ketulusan para pahlawan Banua.
Dalam sambutan tersebut, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Hasan Basry ditekankan agar tetap menjadi bagian dari jati diri masyarakat Kalimantan Selatan.
“Nilai-nilai kejuangan yang telah diwariskan oleh Brigjen Hasan Basry dan para pejuang terdahulu jangan sampai lenyap dari jati diri kita. Di posisi mana pun kita berada, mari bangun daerah ini dengan didasari niat yang ikhlas dan tanpa pamrih demi kemakmuran bumi Kalimantan Selatan,” pungkasnya.









