headline9.com, BANJARBARU – RSD Idaman Banjarbaru melalui lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) menyelenggarakan Workshop Resusitasi Neonatus, Kamis (26/3/2026) di aula besar setempat.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur RSD Idaman Banjarbaru, Danny Indrawardhana, sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan pada bayi baru lahir,” ujarnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber Tenny Syintia Dewi yang membawakan materi bertajuk konsep dan praktik resusitasi neonatus. Kegiatan tersebut menarik perhatian tenaga kesehatan karena menggabungkan pendekatan teori dan praktik secara langsung.
Peserta workshop berasal dari berbagai profesi tenaga kesehatan, mulai dari dokter umum, bidan hingga perawat yang terlibat langsung dalam pelayanan pasien, khususnya bayi baru lahir.
Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga dilengkapi praktik langsung menggunakan alat peraga. Hal ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta terhadap prosedur resusitasi neonatus yang tepat dan cepat dalam kondisi darurat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Komunikasi dua arah tersebut membuat suasana pelatihan lebih aplikatif dan mudah dipahami.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, terutama saat sesi praktik berlangsung. Hal ini mencerminkan pentingnya pelatihan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan di lingkungan RSD Idaman Banjarbaru, sekaligus berkontribusi dalam menurunkan angka kematian neonatal melalui penanganan yang cepat, tepat, dan sesuai standar medis.






