headline9.com, BANJARBARU – Musim kemarau meningkatkan konsumsi air bersih pelanggan sehingga menyebabkan penurunan tekanan distribusi di sejumlah wilayah ujung jaringan pelayanan PTAM Intan Banjar. Untuk menjaga layanan tetap berjalan, perusahaan menyiagakan tim transmisi dan distribusi serta menyiapkan bantuan air bersih bagi wilayah yang terdampak.
Kepala Bagian Transmisi dan Distribusi PTAM Intan Banjar, Bayu Cipta Setiawan Bisma, mengatakan tim transmisi dan distribusi dari Banjarbaru dan Martapura disiagakan untuk melakukan pengaturan jaringan agar pasokan air tetap dapat dinikmati pelanggan, terutama di wilayah ujung pelayanan.
“Pada musim kemarau ini pemakaian air pelanggan cukup tinggi. Ada beberapa wilayah ujung jaringan yang tidak mengalir. Karena itu tim Transmisi dan Distribusi Banjarbaru dan Martapura kami siagakan untuk melakukan pengaturan jaringan agar pelanggan di wilayah ujung pelayanan tetap bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.
Bayu menjelaskan, saat ini PTAM Intan Banjar mendistribusikan air bersih sekitar 450 liter per detik untuk wilayah Banjarbaru dan Martapura. Menurutnya, distribusi tersebut masih bergantung pada kecukupan suplai air baku dari SPAM Banjarbakula.
“Total distribusi kami sekitar 450 liter per detik untuk Banjarbaru dan Martapura. Mudah-mudahan tidak ada kekurangan suplai air baku dari Banjarbakula sehingga pelayanan tetap bisa berjalan optimal,” katanya.
Ia mengungkapkan, gangguan aliran umumnya terjadi pada jam puncak pemakaian, yakni pagi dan sore hari. Untuk mengatasinya, pengaturan distribusi dilakukan secara fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan, baik pada pagi, siang, maupun malam hari.
PTAM Intan Banjar mengimbau pelanggan, khususnya yang berada di wilayah ujung jaringan, agar menampung air ketika aliran sedang normal sebagai cadangan saat terjadi penurunan tekanan.
“Kami mengimbau pelanggan di wilayah ujung pelayanan agar menampung air ketika air mengalir. Dengan begitu kebutuhan air saat jam puncak tetap bisa terpenuhi,” jelasnya.
Wilayah yang paling terdampak berada di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, serta kawasan Dalam Pagar, Kabupaten Banjar, yang merupakan ujung jaringan distribusi.
Sebagai langkah antisipasi, PTAM Intan Banjar juga berkoordinasi dengan BPBD untuk mendistribusikan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki.
“Kami bekerja sama dengan BPBD karena armada tangki yang kami miliki tidak cukup menjangkau seluruh wilayah terdampak. Saat ini BPBD menyiapkan dua unit mobil tangki setiap hari, sementara PTAM Intan Banjar menyiapkan empat unit mobil tangki untuk melayani distribusi air bersih di wilayah Banjarbaru dan Martapura,” pungkasnya.



