Home ยป Kalapas Kelas IIB Banjarbaru Panen Jagung Hasil Tanam WBP

Kalapas Kelas IIB Banjarbaru Panen Jagung Hasil Tanam WBP

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru terus dibekali berbagai keahlian, termasuk pembinaan kemandirian perkebunan.

Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru Amico Balalembang, beserta jajaran turun langsung mengawali panen dengan mencabut beberapa batang jagung pakan, Sabtu (27/03/2021) pagi.

Amico Balalembang mengatakan jagung pakan yang ditanam di lahan yang membentang luas lebih dari satu hektar tersebut nantinya dibeli oleh pihak ke tiga.

“Jagung yang sedang dipanen merupakan hasil dari pembinaan yang telah dilakukan kepada WBP,” ujar Amico dengan sumringah.

Orang nomor satu di Lapas ini mengatakan margin dari penjualan menjadi pemasukan bagi warga binaan, juga digunakan untuk mencukupi kebutuhan bahan makanan bagi WBP Lapas.

Kalapas Kelas IIB Banjarbaru Beserta Jajaran saat panen jagung, Sabtu (27/03) pagi.

Berbagai program pembinaan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, baik pembinaan kemandirian maupun kepribadian, salah satunya yakni pembinaan kemandirian perkebunan.

“WBP dilatih secara professional dalam bercocok tanam, dari mengolah lahan, menanam sayur, merawatnya, hingga memanen hasil dari tanaman yang telah ditanam,” jelas Kalapas.

Pelaksanaan pembinaan kemandirian perkebunan tidak lepas dari kerjasama yang selama ini dibangun dengan berbagai pihak dalam mendukung sukses nya pembinaan yang dijalankan Lapas Kelas IIB Banjarbaru.

“Pembinaan kemandirian perkebunan kita bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banjarbaru jadi instruktur terlatih mereka datang ke sini untuk memberikan pelatihan langsung kepada warga binaan, yang tergabung dalam program pembinaan perkebunan,” bebernya.

Kalapas Amico Balalembang berharap ke depannya WBP memiliki keahlian yang berguna saat mereka kembali ke masyarakat nanti.

“Keterampilan perkebunan ini sebagai bekal bagi WBP saat mereka kembali ke masyarakat nanti,” harapnya.

Perlu diketahui, lahan seluas lebih satu hektar tersebut banyak ditanami sayur-sayuran seperti terong, sawi, tomat, kacang panjang, lombok dan tomat, kemudian nampah buah-buahan pisang mahuli dan pepaya. Selain itu terdapat 5 kolam yang terisi ikan Lele, Nila dan Patin.

Baca Juga