Petani Desa Pejambuan Kembali Tanam Bawang Merah

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

 

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Uji coba Kelompok Tani Bina Guna, Desa Pejambuan, Kecamatan Sungai Tabuk menanam bawang merah di atas lahan 1 hektare cukup berhasil, telah memanen hasilnya. Untuk kedua kalinya, petani kembali mengusahakan bawang merah kendati masih di lahan yang sama.

“Insya Allah, pada 2019 luas lahan bawang diperluas sekitar 3 hektare. Kami, sebanyak 25 orang telah belajar dan praktik langsung menanam bawang, moga saja harga bawang di pasar membaik,” kata Ketua Kelompok Tani Bina Guna Desa Pejambuan, Selasa (30/10) siang.

BACA JUGA :  ASN Banjar Diminta Tingkatkan Pelayanan

Bina Guna, tegasnya juga bekerja sama dengan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) sejak 2 tahun yang lalu. Poliban membantu bidang modifikasi serta mekanisasi alat mesin pertanian sesuai karakter lahan setempat. Mereka juga  berencana membuat sumur artetis, digunakan untuk antisipasi serta penanggulangan kebakaran lahan.

Usaha menambah areal luas tanam dibenarkan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banjar HM Fachry. Tahun depan harus bertambah areal tanam bawang di Pejambuan sekitar 3 hektare, pihaknya menyiapkan Sungai Tabuk salah satu lokasi penanaman bawang merah.

BACA JUGA :  Revisi RTRW Banjar, Berikut Tanggapan Fraksi Demokrat Banjar

Menurutnya, baru 40 hektare lahan Pejambuan yang telah dibuka dan 10 hektare di antaranya panen 2 kali setahun. Sedangkan potensi lahan pertanian keseluruhan Desa Pejambuan sekitar 100 hektare. Dari catatan yang berhasil dihimpun, petani se-Kecamatan Sungai Tabuk yang berhasil tanam dua kali setahun sekitar 150 hektare.(syafii)

Baca Juga