Home ยป Empat RS Swasta Jadi RS Rujukan Covid-19

Empat RS Swasta Jadi RS Rujukan Covid-19

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

Headline9.com, BANJARBARU- Pemanggilan sejumlah manajemen rumah sakit swasta di Banjarbaru oleh Wali kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin dan wakilnya Wartono Jumat (15/4/2021) membuahkan hasil.

Sebanyak empat rumah sakit swasta menyatakan siap ikut menjadi rumah sakit rujukan pasien terkonfirmasi Covid-19 yang saat ini terus meninggi.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru Rizana Mirza, menjelaskan berkaitan dengan penanganan Covid-19 yang bergejala baik sedang maupun parah.

Saat ini rujukan pasien Covid 19 dengan bergejala seperti disebutkan hanya Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru saja.

“Apalagi RSD Idaman tidak hanya menerima pasien Covid 19 dari Banjarbaru saja tapi juga dari daerah tetangga juga sehingga selalu penuh,” kata Rizana Kamis siang.

Lalu atas inisiatif Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin meminta partisipasi manajemen rumah sakit swasta untuk bisa berbagi ikut menangani pasien Covid 19 bergejala.

“Dari sembilan rumah sakit dan klinik ada empat yang bersedia ikut membantu hal ini,” kata Rizana.

Keempat rumah sakit itu yakni RS TNI Syamsuddin Noor, RS tingkat IV Angkatan Darat dan rumah sakit Nirwana.

“Kedepan mudahan segera rumah sakit Sultan Agung akan menyusul,” tambah dia.

Dengan semakin banyaknya rumah sakit rujukan ini maka akan semakin tersebar menangani Covid 19 Banjarbaru.

Lalu sejak kapan rumah sakit swasta ini akan ikut menjadi rumah sakit rujukan Covid 19, Rizana mengaku setelah pertemuan itu pihaknya langsung menggelar koordinasi dan akan segera merealisasikannya.

“Kami bahkan sudah membentuk wa grup sehingga jika RSD Idaman lebih bisa dirujuk ke rumah sakit swasta ink begitu juga sebaliknya,” kata Rizana.

Jika nanti rumah sakit swasta ini akan menjadi rujukan maka ratusan tempat tidur bakal bisa menampung pasien Covid 19 bergejala.

“Jumlah pastinya belum tahu sebab tidak semua ruangan rumah sakit swasta bakal menjadi tempat penampungan pasien Covid 19 ini,” jelas dia.

Baca Juga