Banjar, Pemasok Sumber Ikan di Banua 

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit
Anggota DPR RI HM Dardiansyah
HEADLINE9, MARTAPURA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi bekerja sama dengan Komisi VII DPR RI melaksanakan diseminasi teknologi budi daya ikan nila unggul di Desa Mali Mali, Kecamatan Karang Intan, kemarin (4/9) pagi. Pelatihan ini juga diisi dengan bantuan benih ikan nila dan pakan pelet.
Pembekalan untuk kelompok perikanan se-Kabupaten Banjar tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI HM Dardiansyah, Kadis Perikanan  H Dondit Subekti, Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Soni Solistia Wirawan, dan Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT yang diwakili oleh M Nasir Rofiq.
Menurut Dardiansyah, Kabupaten Banjar mempunyai potensi perairan yang lengkap yaitu perairan umum dan perairan laut atau kawasan pesisir. Potensi ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan penangkapan dan budi daya. Sedangkan kegiatan budi daya yang dilakukan masyarakat meliputi kegiatan budi daya  kolam, jaring apung, karamba, dan tambak.
“Potensi lahan budi daya  ikan dalam kolam mencapai 39.558,3 hekatare, dimana dari luasan tersebut telah dimanfaatkan sebesar 538,1 hektare. Produksi ikan dari budi daya  di kolam tahun 2013 sebesar 37.157 ton, dimana sebanyak 21.485,2 ton berasal dari kabupaten Banjar. Jenis ikan yang banyak  dibudidayakan dalam kolam, seperti patin, nila, mas, lele, gurami, betok dan gabus,” .terang Dardiansyah.
Sedangkan Soni Solistia Wirawan menegaskan, BPPT telah mengembangkan berbagai jenis ikan nila, dengan berbagai keunggulan yang disesuaikan dengan tantangan lingkungan dan ekonomi yang dihadapi. Dalam proses pembenihan, hasil persilangan antara nila Sultana betina dengan nila gesit jantan terbukti mampu menghasilkan pertumbuhan lebih cepat sampai 40 persen. (mam)
BACA JUGA :  Rakor, Wali Kota Banjarbaru Ingatkan LHKPN dan Wujudkan Kota Masa Depan

Baca Juga