Haul Jamak Lima Wali Tunggul Irang Seberang, Segini Jumlah Jemaah yang Hadir

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Sepanjang tahun, kalender haul para tuan guru selalu diikuti ribuan santri dan masyarakat Kabupaten Banjar. Pemandangan tersebut kembali terulang ketika digelar peringatan haul jamak  lima wali di Kubah Keramat Desa Tunggul Irang Seberang, Jalan Murung Kenanga, Kamis (15/11) siang.

Para tuan guru yang diperingati haulnya adalah  KH Abdurahman (haul ke-76), KH Ahmad Zaini (haul ke-55), KH Husin Qodry (haul ke-53), KH Badruddin (haul ke-27),  dan KH M Rosyad (haul ke-19). Haul jamak dilaksanakan selama 4 hari yang diisi dengan pengajian, dan puncaknya kemarin. Diprediksi dihadiri 11 ribu lebih Jemaah.

Haulan juga dihadiri Bupati Banjar KH khalilurrahman, Wakil Bupati H Saidi Mansyur, Ketua DPRD Banjar H Rusli, habib dari Banjar dan luar kota. Termasuk ustaz dari Darussalam, ribuan santri, dan masyarakat setempat. Uniknya, di sela kegiatan juga dilangsungkan ijab kabul pernikahan anak Guru Noval dengan ceramah diisi oleh Habib Ahmad bin novel bin salim bin Jindan Jakarta.

BACA JUGA :  Gebrak Masker PKK Sasar Warga Gambut

Bupati Banjar H Khalilurrahman berharap, kehadiran Jemaah dan seluruh masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Dan, menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Nabi besar Muhammad Saw.

“Mari kita teladani sikap hidup, akhlak yang mulia, pribadi yang santun, toleran dan kesalehan sosial para ulama yang tetap rendah hati, walaupun memiliki ilmu agama yang sangat luas,” pesannya.

BACA JUGA :  Ganas ... Perempuan di Kelampaian Habisi Mantan Suaminya Menggunakan Palu, Berikut Motifnya

Ketua Panitia haul Mahfuz menjelaskan,  keluarga dan masyarakat menyiapkan konsumsi 350 kg daging, 3 ekor kambing, 100 ekor ayam, 2 ribu butir telur dan 55 blek beras serta 11 ribu piring. Menurutnya, tiap tahun jumlah Jemaah yang mengikuti haul selalu bertambah. Lonjakan jumlah Jemaah itu bisa dilihat dari persiapan konsumsi.

“Ada tambahan 15 blek beras dari tahun kemarin, semuanya dari swadaya keluarga, masyarakat dan donator yang  tidak mau disebutkan namanya, ada 2 dapur umum, di RT 3 dan 4,” katanya.

Baca Juga