FKP Persiapan RSD Idaman Menuju Predikat Paripurna Bintang 5

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Selain meningkatkan layanan kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman, pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP) juga sebagai langkah persiapan penilaian Akreditasi secara Paripurna atau bintang 5.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Besar RSD Idaman Kota Banjarbaru, Jumat (2/8/2022) , tersebut dengan tujuan menjadi paripurna bagi masyarakat guna mendapatkan pelayanan terbaik di RSD Idaman Kota Banjarbaru.

Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, Dokter Danny Indrawardhana, MMRS, mengatakan kegiatan ini juga merupakan langkah RSD Idaman Kota Banjarbaru untuk persiapan penilaian akreditasi pada akhir tahun ini. Dimana dalam penilaian akreditasi ini, katanya, ada standar yang harus dipenuhi.

BACA JUGA :  RSD Idaman Banjarbaru Dinyatakan Aman, Tetap Jaga Prokes

“Di standar akreditasi itu ada TKRS 3 (tata kelola rumah sakit, -red) dan hari ini kami melakukan pemenuhannya. Khususnya terhadap pelayanan yang kami lakukan kepada seluruh stakeholder termasuk tokoh masyarakat,” ujarnya.

Diakui Dokter Danny bahwa pada November mendatang, RSD Idaman Banjarbaru akan melaksanakan penilaian akreditasi. Dalam hal ini ialah predikat rumah sakit terakreditasi secara paripuna atau mendapatkan bintang 5.

“Karena ada standar akreditasi yang baru, rencananya bulan November akan dilakukan penilaian. Sebelumnya kita mendapat bintang 4 akreditasi utama dan saat ini kami akan lanjut agar bisa terakreditasi secara paripurna,” bebernya.

BACA JUGA :  Stok Oksigen di RSD Idaman Banjarbaru Masih Aman

Dokter Danny berharap, apabila RSD Idaman terakreditasi paripurna atau mendapat bintang 5 maka akan berdampak pada pemenuhan pelayanan kepada masyarakat yang dapat terakomodir. Oleh karena dirinya membutuhkan seluruh pihak untuk mewujudkan capaian tersebut.

“Tentunya dalam hal ini masyarakat yang akan diuntungkan. Standarnya ada 16 dan itu semua harus dilakukan termasuk rutin rapat kordinasi untuk mengeksekusi pemenuhan pelayanan baik yang berfokus pasien maupun fasilitas penunjang lainnya,” tuturnya.

Baca Juga