CSIRT Amankan Informasi dan Data

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BATULICIN – Dalam rangka menyediakan layanan dan dukungan kepada pemerintah daaerah untuk mencegah, mengelola dan menangani insiden keamanan informasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) gelar sosialisasi penting.

Sosialisasi Persiapan Pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dibahas tuntas oleh Diskominfo SP Kabupaten Tanah Bumbu. Melibatkan 2 orang narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yakni Diah Sulistyowati dan Aprita Danang Permana.

Dalam kesempatannya, Kepala Diskominfo SP Tanah Bumbu, Ardiansyah melalui Sekretaris Diskominfo SP Tanbu, Irwan sebagai Ketua Panitia Kegiatan Sosialisasi Persiapan Pembentukan CSIRT, menyampaikan laporan kegiatan yang sedang berlangsung sebagai acuan dasar kegiatan, diantaranya yakni UUD RI Nomor 11 Tahun 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik.

BACA JUGA :  Pemkab Tanbu Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19 Serentak Untuk Lansia di Empat Kecamatan

Tujuan penyelenggaraan sosialisasi CSIRT, sebagai teknis persandian bagi pengelolaaan data dan informasi pada seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) maupun instansi terkait di Kabupaten Tanah Bumbu, dalam patokan melaksanakan tata kelola keamanan informasi sektor Pemerintahan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Maksud kegiatan juga sebagai peningkatan ilmu pengetahuan, penguasaan substansi persandian dan membangun kerjasama.

Kegiatan ini juga penting dilangsungkan dalam upaya menjalankan tugas umum Pemerintahan, maupun adanya sebuah perubahan di lingkungan strategi persandian dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi pada instansi Pemerintah yang ditangani Diskominfo SP Tanbu sejak tahun 2017.

“Dalam urusan persandian kita terus berbenah dan saat ini sedang mulai berkonsentrasi penuh pada peningkatan pengetahuan dan kemanpuan SDM dalam persandian di daerah,” papar Irwan.

BACA JUGA :  TP PKK dan DWP Tanbu bersama Disdagri Gelar Operasi Pasar.

Keutamaan dalam pengamanan informasi didasari atas beberapa potensi ancaman berupa interupsi, intersepsi, modifikasi dan publikasi.

Maka persandian dimaksud untuk terciptanya anti penyangkalan informasi, menjaga atensi informasi, memenuhi ketersediaan informasi, menjaga keutuhan dan kerahasiaan informasi pelayanan publik, yang didukung oleh kegiatan komunikasi persandian akan mampu menghasilkan data autentik utuh dan terbebas dari ancaman kebocoran atau kerusakan informasi.

Menurut data, ada lebih dari 100 orang dari lingkup SKPD Tanah Bumbu turut berhadir termasuk Kejari Tanbu, Polres Tanbu, Kodim 1022/Tnb, pejabat, staff dan petugas pengelola data aplikasi pada masing-masing SKPD maupun instansi pemerintahan di Bumi Bersujud

Baca Juga

%d blogger menyukai ini: