Urgensi Atasi Genangan Air di Sekumpul Mendesak

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Khalilurrahman sedianya mengikuti pertemuan dengan Menteri Pertanian ke Jakarta bersama gubernur bersama seluruh kepala daerah se-Kalsel. Guru Khalil lebih memilih duduk bersama warga Sekumpul, ia kemudian mengutus Sekda Banjar H Nasrun Syah ke Jakarta.

Pasalnya, bersamaan, Dinas PUPR Banjar mengundang perwakilan warga Sekumpul mengikuti Forum Konsultasi Publik Perencanaan DED Revitalisasi Sistem Jaringan Saluran Drainase Kawasan Sekumpul, di Aula Mahabbah Kompleks Ar Raudah Sekumpul, Jumat (21/12) Malam.

Rembuk dan diskusi serta perdebatan dalam pertemuan terakhir tersebut sangat vital bagi kelangsungan rencana pembenahan saluran Sekumpul. Hasil kerja konsultan perencana tidak hanya sebatas rencana alias mimpi, tapi harus menjadi aksi. Selama ini, hujan lebat sekitar 1 jam, rawan banjir dan rentan tergenang terutama di jalan-jalan Sekumpul.

BACA JUGA :  Ribuan Sopir Angkutan Batubara 'Curhat Massal' ke DPRD Kalsel

Mendesaknya pembenahan Sekumpul diakui Guru Khalil, kawasan tersebut sangat padat dan salah satu ikon Martapura. Sekumpul ujarnya lambang persatuan dan dihuni serta didatangi umat dari seluruh Indonesia.

“Kawasan ini bukan milik warga Sekumpul karena sangat banyak peziarah yang berkunjung ke makam Guru Sekumpul, tentu perlu terciptanya kawasan yang nyaman,” tegasnya

BACA JUGA :  Derby Kalsel Seru, Martapura F Vs Borneo FC 0-1

Sebagai tuan rumah, seluruh warga Sekumpul ikut memikirkan agar pembenahan mendapat dukungan. Kalau bukan warga Sekumpul, ujarnya sampai kapan kawasan tersebut tidak berbenah. Harapannya, ada pengertian bersama sehingga tidak ada lagi keluhan tentang genangan air yang sangat mengganggu.

Diskusi akhir tersebut dihadiri juga Kepala PUPR Banjar HM Hilman, Kepala Dinas Kominfo HM Farid Soufian, Kepala Dinas Kesehatan Ikhwansyah, Kabag Protokol dan Humas Aslam, Camat Martapura Ahmad Junaidi, Lurah Sekumpul Gusti Marhusin

Baca Juga