Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Kalsel
  4. »
  5. Menunggu Persetujuan Kemenpan RB, Pemprov Kalsel Usulkan 1.000 PPPK Untuk…

Menunggu Persetujuan Kemenpan RB, Pemprov Kalsel Usulkan 1.000 PPPK Untuk Guru

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit
KETERANGAN: Ilustrasi guru honorer ikut seleksi tes pengangkatan PPPK

Headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan usulkan ribuan tenaga honorer untuk dilibatkan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Fahrudinoor, mengungkapkan, kouta yang diusulkan pihaknya sebanyak 1.000 orang. Pengusulan tersebut pun sepenuhnya juga sudah diserahkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel.

“Total honorer kita sekitar 1.571 orang  terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Nah, pada Februari lalu kami mengusulkan sekitar 275 orang. Lalu dilaksanakan lagi rapat dan hasilnya bisa ditambah menjadi 1.000 orang,” ujarnya, Kamis (20/6/2024).

Perubahan ini juga berdasarkan atas usulan dari sejumlah kepala sekolah (kepsek). Di mana, tenaga honorer yang mengajar di SMA, SMK, dan SLB rata-rata masa kerjanya di atas satu tahun bahkan lebih. Ini dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) yang diterima mereka (honorer) selama masih bekerja.

“Usulan ini juga sudah kita teruskan ke Kemendikbudristek RI. Tinggal nanti BKD Kalsel yang mengatur realisasinya, mekanisme dan pemilahan tetap ada pada mereka,” ungkap dia.

BACA JUGA :  Cukai Rokok 2023 - 2024 Naik 10%, Pemprov Kalsel Makin Untung Gede

Dia berharap, total 1.000 PPPK yang diusulkan bisa terpenuhi tahun ini. Mengingat, jumlah yang belum mendapat bagian masih sekitar 571 orang.

“Kita menyesuaikan anggaran APBD. Tak hanya guru, kita juga memerlukan saat ini adalah arsiparis (pustakawan) dan operator sekolah. Karena, kebanyakan kan guru juga ada yang merangkap sebagai operator jadi bila ini terealisasi maka operator khusus. Jadi, kita harapkan tahun ini sudah ada PPPK yang mengisi disetiap sekolah,” bebernya.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Mashudi, mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan usulan itu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Birokrasi dan Reformasi (Menpan RB) serta Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI).

“Usulan 1.000 PPPK untuk guru dan fungsional itu hanya tinggal menunggu persetujuan saja lagi dari Kemenpan RB dan sudah disampaikan pada 29 April kemarin. Menurut kabar paling cepat informasinya akan kami terima akhir Juni ini atau Juli 2024. Setelah itu kita buka pendaftaran secara online,” ucapnya.

BACA JUGA :  Sulit Dipercaya, Pambakal Lok Buntar Aniaya Warga

Mekanismenya, tutur Mashudi, tetap melakukan sistem Computer Asissted Test (CAT) dan ada dua lokasi yang menjadi tempat kegiatan. “Yakni di Poltekes Kemenkes Banjarmasin dan Kantor Regional VIII BKN yang sama-sama ada di Banjarbaru. Pelaksanaan tes bakal dilaksanakan tahun ini,” bebernya.

Sementara untuk persyaratan tes, honorer tersebut minimal memiliki lama masa kerja dua tahun atau lebih. “Tapi rata-rata memang lebih dari itu, makanya mereka masuk jalur pendaftar khusus dan itu disesuaikan lagi dengan linearnya,” tukas dia.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel jumlah yang sudah diangkat PPPK sebanyak 1.891 orang. Rinciannya SMA sebanyak 930 orang, SMK sekitar 734 orang, dan sekolah khusus atau SLB sebanyak 277 orang.

Reporter : Riswan Surya
Editor : Nashrullah

Baca Juga