BerandaPTAM Intan BanjarDirut PTAM Intan Banjar Ajak Masyarakat Maknai Nyepi sebagai Momentum Refleksi dan...

Dirut PTAM Intan Banjar Ajak Masyarakat Maknai Nyepi sebagai Momentum Refleksi dan Kedamaian

headline9.com, BANJARBARU – Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Direktur Utama PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar, Syaiful, mengajak masyarakat menjadikan momentum suci ini sebagai waktu untuk refleksi diri, penyucian hati, serta memperkuat nilai-nilai kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Syaiful, Nyepi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan umat Hindu, tetapi juga memiliki nilai universal yang dapat diambil oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama pentingnya menenangkan diri dari hiruk pikuk aktivitas duniawi.

BACA JUGA :  Besok, Air Ledeng di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar Mati 24 Jam, PTAM Intan Banjar: Tampung Mulai Sekarang..

“Rahajeng Rahina Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Mari kita jadikan momen Nyepi ini sebagai waktu untuk introspeksi, membersihkan diri dari hal-hal negatif, serta memperkuat rasa damai dalam diri dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat Nyepi yang identik dengan keheningan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas dan ketenangan batin. Dengan keseimbangan tersebut, diharapkan tercipta harmoni, baik secara personal maupun dalam kehidupan sosial.

BACA JUGA :  Imbas Pengerjaan, Pipa Distribusi Cabang 1 dan 2 Jalan Gubernur Syarkawi Bocor

Selain itu, Syaiful juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Nyepi sebagai inspirasi untuk memperkuat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan persatuan harus terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat, sehingga tercipta kehidupan yang rukun dan harmonis.

Melalui momentum Nyepi ini, ia berharap seluruh masyarakat dapat semakin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kedamaian, baik dalam diri sendiri maupun dalam hubungan sosial di lingkungan sekitar.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular