headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru pada Minggu (19/4/2026), dengan fokus pada paparan capaian kinerja daerah serta penegasan arah pembangunan ke depan.
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan bahwa pada usia ke-27, Banjarbaru tidak hanya mengalami pertumbuhan, tetapi juga mencatat akselerasi pembangunan di berbagai sektor strategis. Hal ini tercermin dari peningkatan indikator pembangunan dan kualitas hidup masyarakat yang terus menunjukkan tren positif.
Mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas”, peringatan hari jadi tahun ini menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen daerah sebagai kekuatan utama dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Dalam rapat paripurna tersebut, Wali Kota Lisa memaparkan sejumlah capaian penting. Di sektor infrastruktur, Banjarbaru berhasil meraih Sutami Awards dari Kementerian PUPR sebagai daerah dengan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan jalan. Penghargaan ini menjadi indikator kuat atas kualitas pembangunan fisik yang terencana dan berkelanjutan.
Selain itu, di bidang kesehatan, Banjarbaru meraih predikat Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda 2025 dari Kementerian Kesehatan RI. Capaian tersebut diperkuat dengan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Di sektor lingkungan, Banjarbaru juga mencatat prestasi dengan menempati peringkat ke-7 kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI Green City Metric. Pencapaian ini menegaskan posisi Banjarbaru sebagai kota yang konsisten dalam mengintegrasikan prinsip pembangunan berbasis lingkungan.
Reformasi birokrasi turut menjadi sorotan dalam laporan kinerja. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru berhasil meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencapaian ini mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sementara itu, di bidang perlindungan anak, Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya dengan meraih predikat Kota Layak Anak kategori Madya 2025, serta penghargaan pelayanan ramah anak terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepemimpinan Wali Kota Lisa juga mendapat pengakuan melalui Antasari Award 2026 sebagai Wali Kota Perempuan Inspiratif. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas gaya kepemimpinan yang dinilai progresif dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lisa menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, serta seluruh stakeholder dan jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru yang telah membangun sinergi dalam mendorong kemajuan daerah.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif. Kolaborasi yang telah terbangun harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama lintas sektor agar arah pembangunan tetap terintegrasi dan berkelanjutan.
Dengan berbagai capaian tersebut, Banjarbaru dinilai telah memiliki fondasi yang kuat untuk melangkah lebih jauh. Pemerintah kota menargetkan penguatan posisi Banjarbaru sebagai pusat pertumbuhan baru yang modern, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional, sejalan dengan visi Banjarbaru Emas.
Momentum hari jadi ke-27 ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan pembangunan, tetapi juga menjadi titik tolak untuk mempercepat transformasi kota menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (nash)









