Berandalapsus banjarbaruPeran Strategis Bapperida Mendukung Visi Banjarbaru EMAS

Peran Strategis Bapperida Mendukung Visi Banjarbaru EMAS

headline9.com, BANJARBARU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Banjarbaru memegang peran strategis dalam mendukung pencapaian visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera). Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan perencanaan pembangunan berbasis data yang terintegrasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) pada periode 2025–2029.

Bapperida menjadi instansi kunci yang memastikan seluruh arah kebijakan pembangunan daerah berjalan terukur, sinkron, dan berbasis indikator kinerja yang jelas. Setiap program OPD diarahkan agar tidak berjalan sektoral, melainkan dalam satu sistem perencanaan yang saling terhubung.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa Bapperida memiliki posisi sentral dalam memastikan visi Banjarbaru EMAS dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh sektor pembangunan.

3bc55620 994b 4005 9287 e55b977cbbe5
Peran Strategis Bapperida Mendukung Visi Banjarbaru EMAS 2

“Pembangunan harus berbasis data yang akurat dan terintegrasi. Bapperida menjadi penghubung utama agar semua OPD bergerak dalam satu arah yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa sistem perencanaan yang kuat, pembangunan berisiko tidak tepat sasaran dan sulit diukur dampaknya terhadap masyarakat.

Bapperida sebagai Pusat Integrasi Perencanaan

Dalam pelaksanaan visi Banjarbaru EMAS, Bapperida berfungsi sebagai pusat integrasi data dan perencanaan pembangunan daerah. Seluruh data dari OPD, mulai dari kependudukan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga ekonomi, dihimpun dalam satu sistem terpadu.

BACA JUGA :  Pantang Menyerah, Denny Bakal Gugat Kembali Hasil PSU

Data diolah menjadi dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Setiap kebijakan pembangunan memiliki arah yang jelas dan dapat dievaluasi secara terukur.

Bapperida juga memastikan setiap program OPD selaras dengan indikator pembangunan daerah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih maupun ketidaksesuaian prioritas.

Pendekatan berbasis data yang diterapkan Bapperida menjadi dasar penting dalam mewujudkan pembangunan yang efektif. Indikator seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka kemiskinan, serta capaian layanan publik digunakan sebagai acuan utama dalam perencanaan.

Pada 2025, IPM Kota Banjarbaru tercatat mencapai 82,20 dan masuk kategori sangat tinggi, tertinggi di Kalimantan Selatan. Sementara angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 3,44 persen, menunjukkan hasil dari perencanaan yang lebih terarah.

Bapperida menilai capaian tersebut sebagai hasil dari penguatan integrasi data lintas OPD yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Penguatan Sinergi Antar-OPD

Bapperida juga berperan dalam memastikan sinergi antar-OPD berjalan optimal. Setiap perangkat daerah diwajibkan menyusun program berdasarkan data yang telah terintegrasi dalam sistem perencanaan daerah.

BACA JUGA :  Berikut Kota yang Lalai Laporkan Penanganan Limbah Infeksius Covid-19

Dengan mekanisme tersebut, kebijakan pembangunan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dalam satu kerangka besar visi Banjarbaru EMAS.

Semua OPD harus menggunakan basis data yang sama agar arah pembangunan tidak terpecah, itulah prinsip kerja yang dijalankan Bapperida.

Selanjutnya,Transformasi tata kelola pembangunan di Banjarbaru Bapperida juga memiliki peran dalam memperkuat sistem perencanaan berbasis digital dan data. Seluruh proses perencanaan kini diarahkan pada sistem yang lebih transparan, terukur, dan mudah dievaluasi.

Dengan peran yang semakin strategis, Bapperida menjadi salah satu penopang utama dalam mewujudkan visi Banjarbaru EMAS. Tidak hanya sebagai penyusun perencanaan, tetapi juga sebagai pengendali arah pembangunan berbasis data di seluruh sektor.

Wali Kota Erna Lisa Halaby menegaskan keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh konsistensi perencanaan yang dijalankan Bapperida bersama seluruh OPD.

“Bapperida memastikan pembangunan kita tidak berjalan tanpa arah. Semua berbasis data, terukur, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Dengan sistem ini, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk membangun daerah secara terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan dalam bingkai visi Banjarbaru EMAS.(nash)

 

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular