BerandaBanjarbaruWali Kota Banjarbaru Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga

Wali Kota Banjarbaru Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga

headline9.com, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby meninjau langsung pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RT 33 RW 07, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (23/4/2026), guna memastikan penerapan pengelolaan sampah dari sumber rumah tangga berjalan optimal.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari sistem hilir ke hulu, dengan menitikberatkan pada partisipasi aktif warga.

Di lokasi tersebut, warga telah menjalankan program MARKISSA (Mari Kita Sedekah Sampah) sejak Juli 2025, yakni pengelolaan sampah nonorganik seperti plastik menjadi bernilai ekonomi. Selain itu, warga juga mengembangkan program SUSTER (Sumur Komposter Sanitasi) dengan memanfaatkan sumur komposter sedalam satu meter untuk mengolah sampah organik di lingkungan.

Wali Kota menegaskan bahwa langkah warga tersebut merupakan contoh nyata pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Saya datang ke sini ingin memastikan bahwa semangat pengelolaan sampah dari sumber benar-benar berjalan. Apa yang dilakukan warga RT 33 ini menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berinovasi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mantri Usuf Meninggal, Walikota Ucapkan Belasungkawa

Ketua RT 33 RW 07, Yoni Setiawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran wali kota menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjalankan program yang telah berjalan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kehadiran pimpinan daerah menunjukkan bahwa upaya masyarakat mendapat perhatian,” katanya.

Kunjungan dilakukan tanpa persiapan khusus, dengan aktivitas warga berlangsung seperti biasa, mencerminkan bahwa program pengelolaan sampah telah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Usai dari Landasan Ulin, wali kota melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Banjarbaru Selatan, tepatnya di Jalan Pandawa, Komplek Citra Berlian RT 03 RW 05, Kelurahan Guntung Paikat. Di lokasi ini, ia meninjau penggunaan drum komposter serta pelaksanaan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.

“Pemilahan sampah harus dimulai dari rumah. Ini bagian dari upaya membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan perilaku masyarakat membutuhkan proses, namun dapat menjadi budaya jika dilakukan secara konsisten.

BACA JUGA :  Siaga Karhutla, Dandim Martapura Imbau Masyarakat Banjar dan Banjarbaru Tidak Bakar Lahan

Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi, menyebut kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperluas gerakan pengelolaan sampah. Pihak kelurahan bersama warga juga menggelar sosialisasi teknis dengan menghadirkan praktisi pengelolaan sampah, Sudaryono.

“Kami sudah memulai pemilahan sampah sejak 2012. Hari ini kami dorong agar gerakan ini semakin meluas,” ujar Sudaryono.

Saat ini, sebanyak 11 RT telah ditetapkan sebagai wilayah percontohan, dengan rencana pengembangan ke seluruh kawasan secara bertahap, termasuk penyediaan sarana pendukung seperti komposter dan sistem pemilahan rumah tangga.

Camat Banjarbaru Selatan, Muhammad Firmansyah, menilai antusiasme warga menjadi modal penting dalam keberhasilan program tersebut.

“Kami melihat partisipasi masyarakat cukup tinggi. Ini menjadi kekuatan untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai kebiasaan bersama,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular