headline9.com, RANTAU – Bupati Tapin, Yamani, menyoroti pentingnya budaya disiplin yang diterapkan di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri dalam kegiatan retreat pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tapin.
Dalam retreat yang digelar di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri tersebut, para peserta tidak hanya mengikuti materi kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga merasakan langsung budaya disiplin khas lembaga pendidikan kedinasan itu.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian Yamani ialah upacara makan bersama yang dijalankan dengan aturan ketat, tertib, dan disiplin waktu.
“Kita tidak sekadar melaksanakan makan bersama. Kita sedang mengikuti sebuah upacara yang sarat makna, yang mengajarkan kedisiplinan, ketepatan waktu, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, setiap rangkaian kegiatan di IPDN dijalankan secara terukur dan penuh disiplin, mulai dari pengaturan waktu hingga tata tertib pelaksanaan kegiatan.
“Ulun melihat langsung bagaimana setiap gerakan diatur, setiap detik dihargai, dan setiap kesempatan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Inilah nilai yang harus kita bawa pulang ke Kabupaten Tapin,” katanya.
Yamani menilai nilai-nilai disiplin tersebut penting diterapkan dalam birokrasi pemerintahan daerah guna meningkatkan etos kerja dan kualitas pelayanan publik.
Ia juga memberikan pesan kepada seluruh ASN Kabupaten Tapin agar menjadikan pengalaman selama retreat sebagai momentum memperbaiki pola kerja dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
“Kepada para ASN Tapin, ulun berpesan, jadikan pengalaman di IPDN ini sebagai cermin untuk memperbaiki etos kerja. Disiplin bukan hanya saat ada komando, tetapi harus menjadi karakter dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Retreat pejabat dan ASN Pemerintah Kabupaten Tapin tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus membangun budaya kerja yang lebih disiplin, profesional, dan responsif di lingkungan pemerintahan daerah.

