Headline9.com, MARTAPURA – Karena berdeketan dengan bandara wilayah Martapura Barat menjadi sorotan, Satuan tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sepakat akan mengerahkan semua sarana prasarana yang dimiliki, Rabu 16 Agustus pagi.
Pasalnya, wilayah Martapura Barat merupakan ring 1 yang harus diamankan, mengingat asap dari Karhutla tersebut berdampak pada penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru.
“Kami telah menggelar rapat untuk menyamakan presepsi penanganan bersama instansi yang tergabung dalam satgas lainnya,” ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Warsita.

Selain itu, Warsita menyebut beberapa poin sudah disepakati dalam rapat, seperti akan mengairi area yang rawan Karhutla dengan air irigasi atau memompa air dari Sungai Martapura dan mengalirkannya.
Rapat yang diikuti oleh berbagai instansi termasuk TNI dan Polri tersebut siap mengerahkan hingga alat berat ke Martapura Barat.
“Menurut laporan dari masing-masing instansi tadi, cukup banyak peralatan, instansi PUPRP, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), yang sudah mempunyai Bukpad (buku panduan), alat berat dan akan dikerahkan dalam penanganan Karhutla di Martapura Barat,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H. M. Hilman, satgas diminta untuk menyiapkan operasional penanganan karhutla di Martapura Barat tersebut.
Reporter: Mada Al Madani
Editor: Nasrullah