Headline9.com, MARTAPURA – Jemaah Sekumpul dari berbagai penjuru tumpah ruah, membanjiri tiap sudut di gelaran momen 5 (lima) Rajab 1447 Hijriah atau Haul Guru Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, pada Minggu (28/12/2025) malam.
Guru Sekumpul atau dikenal dengan nama lengkap, KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani, merupakan ulama kharismatik asal Martapura, Kalimantan Selatan. Momen tersebut seakan menjadi magnet kuat bagi para jemaah untuk hadir, dan turut mendoakan Guru Izai (sapaan akrab).
Lantunan syair habsyi serta doa dipanjatkan pada momen 5 Rajab tersebut. Malam itu pula, doa haul dibacakan terkhusus untuk ulama masyhur KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani (Guru Izai).
Jemaah Sekumpul yang tak terhingga jumlahnya itu turut menadahkan tangan mengucapkan ‘Amin’, harapan doa-doa yang dipanjatkan mustajab, setelah pelaksanaan salat Magrib. Tak hanya jemaah, ahli waris yakni Muhammad Amin Badali serta Muhammad Hafi Badali, juga terlihat dalam pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul.
Sejak Rabu, 24 Desember 2025, jemaah dari berbagai daerah berdatangan untuk bisa mengikuti kegiatan Haul Abah Guru Sekumpul Martapura. Kepadatan terus mengalami peningkatan hingga Sabtu, 27 Desember 2025, baik yang menggunakan transportasi jalur darat, udara dan air.
Berdasarkan data yang tercatat, jumlah jemaah Sekumpul pada momen 5 Rajab 1447 Hijriah atau Haul Abah Guru Sekumpul ke- 21 pada tahun 2025, mencapai hampir 5 juta. Angka tersebut diakumulasikan melalui penggunaan provider jemaah di Martapura dan Banjarbaru.
Namun, jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan 5 Januari 2025 lalu, yakni sebanyak 3,3 juta jemaah. Kedatangan jemaah ke Kalimantan Selatan tak hanya berasal dari Tanah Air saja, melainkan juga ada dari mancanegara.
“Jumlah jemaah yang hadir pada momen 5 Rajab tahun ini sebanyak 4.950.000 (4,9 juta lebih). Jadi, hampir 5 juta. Kita akumulasikan berdasarkan penggunaan tiga provider. Dan terdata sementara ada empat orang jemaah meninggal dunia, mereka ada yang berasal dari Martapura dan ada pula dari luar,” ungkap Kapolres Banjar, AKBP Fadli.
Data tersebut menunjukkan, besar antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan rutin keagamaan yang terpusat di kawasan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
Pergerakan disektor penerbangan juga mengalami dampak signifikan. Manajemen Bandar Udara (Bandara) Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin mencatat, kurun waktu 2 – 3 hari jumlah penumpang telah berada di atas target.
Jelang momen 5 Rajab atau Haul Guru Sekumpul 1447 H, terjadi peningkatan penumpang sebanyak 11.500 orang, tepatnya pada 24 – 25 Desember 2025. Hari berikutnya atau Jumat, 26 Desember 2025, pergerakan penumpang untuk rute Banjarmasin, Kalsel, tercatat mencapai hingga 9.600 orang.
Jika dibandingkan 2024 lalu, angka ini mengalami kenaikan hingga 10%. Dari 80 kedatangan, tercatat banyak dari luar provinsi Kalsel, seperti Surabaya (Jawa Timur – Jatim), Semarang (Jawa Tengah – Jateng) dan Denpasar (Bali). Adanya lonjakan tersebut, diyakini kuat menghadiri kegiatan momen 5 (lima) Rajab atau Haul Guru Sekumpul.
“Hari ini penumpang berangkat dan datang sekitar 10.000-an dan terpantau dari pagi tadi banyak dari jemaah yang mengikuti rutinan 5 Rajab. Rata-rata mereka banyak dari jemaah asal Palembang (Sumatera Selatan) dan Jawa,” ungkap Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Ahmad Zulfian Noor, pada Senin (29/12/2025).
Disisi lain, jumlah transportasi air yang digunakan jemaah dalam mengikuti acara Haul Guru Sekumpul di momen 5 Rajab, tak begitu signifikan naik.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, kapal yang bersandar di dermaga mencapai 1.400 unit. Rata-rata jemaah, berasal dari Kapuas, Sampit (Kalteng) dan Barito Kuala (Kalsel). Tahun lalu, jumlah kapal bersandar sebanyak 1.500 unit. Kondisi ini karena pasang surut air sungai, sehingga memengaruhi kelancaran pelayaran kapal.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dalam proyeksinya mencatat ada kenaikan hingga 46,84% dengan estimasi jumlah jemaah bisa mendekati 6 juta orang. Meski bukan rilis resmi, tren peningkatan tersebut terlihat cukup kuat berdasarkan sejumlah indikator. Saat acara, jumlah jemaah diperkirakan berada diangka capaian 4,1 – 5 juta orang.
Reporter: Riswan | Editor: Nasrullah
















