Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilbup Dan Pilgub Kabupaten Banjar Selesai

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Akhirnya hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten di Kabupaten Banjar untuk Pilbup Banjar akhirnya diketok palu Kamis (17/12/2020) pukul 2.00 dinihari.

Ketua KPU Banjar Muhaimin saat membacakan berita acara menyebutkan pasangan calon Saidi Mansyur dan Said Idrus unggul dengan perolehan suara 141,619.

“Jumlah akhir tingkat kabupaten untuk bupati dan wakil bupati Banjar rincian perolehan suara Saidi Mansyur dan Said Idrus meraih suara 141,619 suara. Nomor dua Andin Sofyanoor dan Syarif Busthomi mendapatkan suara 37.517, nomor tiga Rusli dan Fadhlan Asy’ari 112.004 suara,” jelasnya.

Saat penandatanganan hasil pleno pasangan calon bupati dan wakil bupati tak tampak hadir. Hanya tim pemenangan yang mengikuti penandatangan hasil pleno.

Ketua tim pemenangan Saidi Mansyur dan Said Idrus, Pribadi Heru Jaya mengatakan pihaknya tinggal menunggu SK penetapan pemenangan.

“Terimakasih kepada semua pihaknya yang sudah melakukan pemilu dengan damai. Ini adalah kemenangan kita bersama,” ujarnya.

Diketahui tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Banjar nomor urut dua dan tiga tidak melakukan penandatanganan atau menolak hasil pleno.

DiKabupaten Banjar jumlah TPS ada 1273 TPS dari 20 kecamatan

Sementara itu, pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur Kalsel H Sahbirin Nor dan Muhidin unggul dalam hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat Kabupaten Banjar.

Ketua KPU Banjar Muhaimin saat membacakan berita acara Kamis (17/12/2020) pukul 1.20 dinihari menetapkan pasangan Sahbirin Nor dan Muhidin unggul.

“Jumlah akhir tingkat kabupaten untuk perolehan suara untuk gubernur dan wakil gubernur rincian perolehan suara H Sahbirin Nor dan Muhidin jumlah akhir 171.874, dua Denny Indrayana dan Difriadi jumlah akhir 103.512, jumlah suara sah 275386, jumlah suara tidak sah 30958, jumlah suara keseluruhan 306344,” jelasnya saat membaca berita acara.

Sementara tim pemenangan pasangan Denny Indrayana dan Difriadi menolak untuk menandatangani hasil rekapitulasi dengan meninggalkan rapat pleno lebih awal.

Ketua tim pemenangan Denny Indrayana dan Difriadi di Kabupaten Banjar, Rofiqi mengaku takkan menandatangani hasil pleno.

“Kita memastikan menolak semua hasil pleno di Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Salah satu penyebabnya adalah karena pihaknya dipersulit untuk melihat C1.

“C1 bukan rahasia tapi kita dipersusah,” tutupnya.