HEADLINE9.COM, KANDANGAN – Terobosan baru dilakukan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Hulu Sungai Selatan (HSS). Cara itu untuk memudahkan pengunjung mengakses berbagai sarana di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Loksado.
Menggandeng pelaku jasa usaha joki bamboo rafting, jasa ojek kawasan, pengelola penginapan/home stay, dan jasa pemandu wisata (tour guide), Disporapar HSS menerapkan pelayanan terpadu pariwisata. Pelayanan itu berbasis android yang diberi nama sistem pelayanan terpadu pariwisata (Si Pandu Wisata).
Kepala Disporapar Kabupaten HSS, M Arliyan Syahrial mengatakan, pengelolaan Si Pandu Wisata bekerja sama dengan pemerintah desa dan BUMDes. Pihaknya akan mempermudah para pengunjung saat berniat berwisata ke KSPN Loksado, seluruh informasi disajikan oleh penyedia layanan jasa pariwisata hanya dengan mengakses aplikasi tersebut melalui handphone android yang dimiliki.
“Cukup mengakses aplikasi semua pengunjung ke KSPN Loksado dengan mudah mendapatkan layanan diinginkan,” ujarnya.
Dari penerapan Si Pandu Wisata, Disporapar HSS tidak mengambil keuntungan bersifat finansial. “Terobosan ini untuk terus memajukan Loksado sebagai destinasi wisata unggulan,” ucapnya.
Kabid Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar HSS, Moh Zakir Maulidi mengatakan hasil kesepakatan pengurus setiap jenis jasa usaha diberinama “Pawadahan”.
Pawadahan untuk menjalin hubungan kerja yang harmonis, mengutamakan rasa kebersamaan dan persaudaraan, dalam aktivitas sebagai penyedia jasa bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan dan mendukung serta menjadi mitra Pemkab HSS mewujudkan KSPN Loksado. (mbur)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.