Home ยป DPRD Gelar Rapat Kerja Bersama Pemko Masalah Penanganan Pasca Banjir

DPRD Gelar Rapat Kerja Bersama Pemko Masalah Penanganan Pasca Banjir

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

Headline9.com, BANJARBARU – Untuk tangani pasca bencana banjir di Kota Idaman Banjarbaru, DPRD dan Pemko Banjarbaru gelar rapat kerja bersama, di ruang rapat Graha Paripurna Kantor DPRD Banjarbaru, (02/02/2021) siang.

Rapat kerja bersama tersebut dipimpin Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah, serta anggota DPRD dan Kepala SKPD terkait di Kota Banjarbaru.

Said Abdullah menyampaikan, perkembangan penanganan pasca banjir terkini.

“Kita bahas tadi fokus pada pemulihan pasca banjir. Meskipun ada pula penanganan banjirnya karena di beberapa titik masih terdampak,” katanya, usai rapat kerja.

Lanjut Said, hal utama yang diperhatikan adalah kebutuhan warga terdampak, dan penanganan infrastruktur menjadi hal utama dipembahasan.

Seperti Jalan Liang Anggang Jurusan Pelaihari dan di beberapa lokasi di Jalan Trikora yang tergerus oleh air, Pemko telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi dalam penangananya.

“Karena memang ada jalan lintas provinsi dan negara yang berada di Banjarbaru ini dan ini perlu koordinasi dengan pihak pemprov,” tambahnya.

Sementara itu, Emilasari Komisi III dari fraksi PAN mengatakan, dari data yang diperoleh hingga saat ini masih ada masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Banjarbaru.

“Seperti halnya di Tambak Buluh dari total 700 Kepala Keluarga, saat ini masih ada sedikitnya 200 Kepala Keluarga yang rumahnya masih terendam dan kesulitan memperoleh air bersih. Karena tidak adanya penampungan air bersih di lokasi, ditambah lagi akses jalan yang rusak dan tidak dapat dilalui mempersulit penyaluran bantuan hingga pengiriman air bersih,” bebernya.

Kemudian, di Liang Anggang, ada sekitar 75 Kepala Keluarga tidak dapat menempati rumahnya.

“Akibat banjir kemarin ada 244 rumah yang mengalami kerusakan dari yang ringan, sedang hingga berat, dan perlu dilakukan perbaikan secepatnya,” tegasnya.

Emi sapaan akrabnya berharap, pemerintah segera mengambil langkah bijak, dengan melakukan perbaikan dan mengambil persiapan apabila ada bencana lain. Karena hingga akhir Februari diperkirakan masih dalam status cuaca ekstrim.

Lanjut, Wakil DPRD Banjarbaru, Napsiani Samandi, menambahkan segala saran yang memang diperlukan dan bagus untuk Pemerintah Kota Banjarbaru, maka akan mereka dorong. Terlebih dalam penanganan banjir yang terjadi.

Baca Juga