Tausiah Sejuk Guru Bakhiet Mengisi Tablig Akbar di Amuntai

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit
Guru Bakhiet dan Bupati HSU Abdul Wahid

HEADLINE9.COM, AMUNTAI – Ribuan Jemaah memadati Aula KH Idham Chalid  Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).  Tablig akbar dalam rangka menghadapi Pilpres dan Pileg tahun 2019 kali ini dihadiri KH Muhammad Bakhiet dari Kitun Barabai.

Ulama satu ini merupakan ulama yang dikenal adem saat berceramah. Dan juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Kota Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Melihat KH Bakhiet memenuhi undangan, Bupati HSU H Abdul Wahid HK langsung menyambut beliau dengan senyum. Pelukan termasuk mencium tangan ulama sebagai tanda hormat umara (pemimpin, red) pada ulama.

Bupati H Abdul Wahid HK dalam penyampaiannya mengajak warga untuk tercerahkan dengan terus meningkatkan pemahaman agama dan selalu istikamah di jalan agama.

BACA JUGA :  Ini Pesan Guru Danau Kepada Kapolres HSU

Dengan memahami agama warga akan selalu berada dalam kebaikan dan kesejukan. Sehingga diharapkan daerah ini selalu sejuk, aman, damai serta kondusif.

“Lewat kegiatan Tablig ini juga di panjatkan doa kepada Allah. Agar daerah ini selalu dalam lindungan dan keberkahan-Nya. Terlebih mendekati tahun Pilpres dan Pileg 2019 mendatang,” sampainya.

Pada jamaah yang hadir dan juga masyarakat HSU pada umumnya agar rajin berdoa untuk keselamatan dan keberkahan Banua yang dicintai ini, pesanya digelaran acara itu.

BACA JUGA :  Petugas Lapas Amuntai di Booster

Sementara itu, Guru Bakhiet menyampaikan cara yang paling ampuh menolak musibah/bala adalah dengan meningkatkan rasa kecintaan, keimanan dan ketakwaan pada Allah Swt. Sebab syarat satu kaum mendapatkan keberkahan dari langit dan bumi, penduduknya harus meningkatkan kualitas iman dan ketakwaannya.

“Ingat jauhi kemaksiatan serta perbanyak istigfar pada Allah Swt,” pesan ulama ribuan jamaah itu.

Tablig ini selain dihadiri para ulama setempat, juga dihadiri pejabat daerah baik dari unsur Forkominda dan pejabat SKPD. Termasuk warga masyarakat umum dan santri dari berbagai ponpes di HSU. (AKR)

 

Baca Juga