Home » HUT 102, Damkar Diminta Lebih Profesional

HUT 102, Damkar Diminta Lebih Profesional

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Upacara Tingkat Nasional HUT ke-102 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tahun 2021 dilaksanakan di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta, secara virtual di ikuti pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Termasuk Pemerintah Kabupaten Banjar juga mengikuti upacara tersebut di Command Center Barokah Martapura, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Masruri beserta Jajaran Damkar Kabupaten Banjar.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Inspektur Upacara mengatakan, pelaksanaan Upacara HUT ke-102 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tahun 2021 ini dalam kondisi pandemi Covid-19, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Mengusung tema Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang Profesional, Mandiri dan Melayani dalam Mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru. Menurutnya, dari tema tersebut Pemadam Kebakaran tetap melayani Masyarakat walaupun masih dalam pandemi Covid-19, karena kebakaran tetap terjadi pada masa pandemi ini.

”Kita harus tetap bekerja untuk melaksanakan tugas pokok itu, beradaptasi dengan kebiasaan baru dengan menggunakan perlengkapan-perlengkapan tertentu, seperti korbannya ada yang terkena positif Covid-19, menyelamatkan masyarakat yang sedang menghadapi kebakaran atau bahaya-bahaya lain dalam situasi Covid perlu melakukan adaptasi bagi petugas pemadam kebakaran sendiri untuk melakukan proteksi supaya tidak tertular Covid-19 seperti menggunakan masker dan lain-lain,” ucapnya.

Tito Karnavian berharap kepada rekan-rekan pemadam kebakaran yang memiliki jaringan cukup luas, anggota terlatih, memiliki peralatan dan lain-lain agar dapat membantu pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan di masyarakat seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

”Selain bertugas untuk memadamkan kebakaran, pemadam kebakaran juga mengandung misi penyelamatan meskipun ada badan-badan lain yang mengerjakan itu dan proaktif dalam pencegahan terjadinya kebakaran,” harapnya.

Sementara itu Pj. Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal mengatakan, dari aspek kelembagaan semua kabupaten/kota dan provinsi telah memiliki kelembagaan pemadam kebakaran dan terus berupaya meningkatkan kemampuan.

“Adapun untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel, untuk hari ini masih nol hotspot, kita berharap ini terus bisa dipertahankan, mulai besok siaga karhutla tahun 2021,” tutupnya.

Baca Juga