Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Dprd Kota Banjarbaru
  4. »
  5. Nurkhalis Anshari Prihatin makin Banyak Nakes yang Terpapar Covid-19 di…

Nurkhalis Anshari Prihatin makin Banyak Nakes yang Terpapar Covid-19 di Banjarbaru

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Semakin hari banyak tenaga medis di Banjarbaru yang terpapar covid-19,  Hal ini diakui Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari, ia juga mengaku prihatin terhadap tenaga medis yang berjuang di garda terdepan.

“Tentunya kami sangat prihatin atas kondisi yang terjadi pada tenaga kesehatan yang ada di Kota Banjarbaru. Semoga tidak bertambah lagi tenaga medis yang terpapar Covid-19 dalam menjalankan tugasnya, mereka itu garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kota Banjarbaru,” ungkapnya.

Politisi Muda PKS itu meminta kepada pemerintah pusat, provinsi dan daerah untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan para tenaga medis.

BACA JUGA :  Gugatan Prapadilan Ditolak, MAKI Kecewa dan Akan Gugat Kembali

Menurutnya, penanganan pasien yang berhubungan dengan Covid-19 harus lebih ekstra hati-hati. Termasuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) harus selalu terpenuhi dan memadai.

“APD yang sesuai standar kesehatan harus tercukupi di setiap rumah sakit dan puskesmas. Pemerintah harus mencukupi secara rutin. Termasuk sarana dan prasarana lain demi keamanan tenaga kesehatan,” ujar Anggota Komisi III tersebut.

Selain APD, pihaknya berharap agar pemerintah memberikan jaminan khusus untuk perawatan kesehatan bagi para tenaga medis. Agar imun dan stamina mereka bisa selalu terjaga dengan baik.

“Ditambah lagi kualitas asuransi kesehatan maupun asuransi jiwanya juga harus ditingkatkan.” ucapnya.

Di sisi lain, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Termasuk selalu menerapkan _physical distancing_, memakai masker dan rajin mencuci tangan.

BACA JUGA :  Ngeri... 33 Provinsi Melaporkan Kasus DBD

Selain itu, Nurkhalis juga berharap penanganan pasien Covid-19 dilakukan dengan SOP yang tepat. Termasuk penyediaan APD memadai yang harus disuplai dan dibantu oleh pemerintah.

“Tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 sangat berjasa untuk kesembuhan pasien tersebut. Karena itu jangan sepelekan kebutuhan APD bagi mereka,” ujarnya.

Semnetara itu, hingga saat ini berdasarkan data di RSD Idaman Banjarbaru, tercatat ada 265 tenaga kesehatan yang positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, menjalani perawatan dengan melakukan isolasi mandiri (isoman).

Baca Juga