Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjarbaru
  4. »
  5. Pedagang Pasar Pondok Mangga Keluhkan Pedangang Liar dan Lahan Parkir

Pedagang Pasar Pondok Mangga Keluhkan Pedangang Liar dan Lahan Parkir

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM,BANJARBARU -Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin SH MH melakukan audiensi dengan perwakilan Pedagang Pasar Pondok Mangga, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Rabu (1/9/2021) pagi.

Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin Didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah MSi dan Kepala Dinas Perdagangan, Drs Abdul Basid menyambut baik kedatangan perwakilan Pedagang Pasar Pondok Mangga.
yang menyampaikan mengenai persoalan parkir dan pedagang liar di luar pasar.

Sementara itu, Wali Kota juga menyampaikan bawa hampir seluruh pasar, bukan hanya di pasar Pondok Mangga, Pasar Bauntung Banjarbaru pun mengalami penurunan pembeli hingga sekitar 40 persen.

Dikatakannya, dari kondisi itu, perputaran uang juga berkurang, karena dampak dari PPKM Level 4. Termasuk juga restoran, rumah makan, kafe dan lain-lain banyak yang tutup, hal ini mengurangi transaksi di pasar-pasar.

Hal ini dampak dari PPKM Banjarbaru yang berdasarkan indikator-indikator yang menentukan PPKM ini masih berlangsung.

BACA JUGA :  Fraksi di DPRD, Terima Raperda pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Banjar

Insya Allah hari Senin nanti sudah tidak diperpanjang lagi status PPKM Level 4. Karena, sudah turun level. Kemarin kasus aktif Covid-19 sampai 1.400 sampai 1.600. Hari ini tinggal 477 kasus aktif. Alhamdulillah juga rumah sakit  yang tempo hari sempat antre, karena hampir 1 hari sebanyak 15 pasien yang masuk, pada hari ini tempat tidur yang terisi cuman 48 persen, kurang dari separuh,” jelas Wali Kota.

Melihat penurunan angka terpapar Covid, diharapkan PPKM Level 4 ini selesai dan perekonomian kembali berjalan dan semua bisa kembali normal.

Lanjut, Terkait dengan permintaan petugas Satpol PP untuk penertiban parkir dan pedagang di luar Pasar Pondok Mangga, terutama di bagian jalan masuk, ini juga dampak dari PPKM Level 4.

Setiap hari selama PPKM di Banjarbaru, Satpol PP harus melaksanakan kegiatan empat kali dalam sehari.

Kegiatannya, pemeriksaan di jalan, patroli ke tempat kerumunan, kafe, rumah makan dan lain-lain. Sehingga, waktu dan tenaga ini tersita kesana. 

BACA JUGA :  Persiapan ODOL, Dishub Banjarbaru Giat Razia

Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, setelah selesai PPKM, Satpol PP akan fokus ke pasar-pasar liar. Termasuk akan minta bantu TNI/Polri, tapi masih tidak maksimal karena tugas PPKM masih ada.

“Kami sangat mengerti kesusahan para pedagang di tengah PPKM ini. Mudah-mudahan bisa cepat bangkit , sehingga perekonomian dapat berjalan dengan baik di Kota Banjarbaru,” harapnya.

Permasalahn parkir, nanti akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah MSi, menyampaikan, pemko menginginkan agar para pedagang bisa berjualan di pasar yang telah disediakan. Kalau ada kekurangannya, naninya dsempurnakan. 

“Kami juga sependapat, yaitu tidak mentolerir yang liar-liar itu. Karena kalau dibiarkan semua, nantinya berjualan di jalan kembali. Ini akan ditertibkan setelah PPKM,” pungkasnya. 

Baca Juga