Fasilitas Pelayanan Disdukcapil Banjar Tidak Nyaman. Dipungut Ongkos Parkir, Sempit dan Bocor Kehujanan

0 Shares

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banjar kembali mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Fasilitas pelayanan jauh dari rasa nyaman, hal itu dibuktikan kemarin (12/11/2018) siang. ketika sedang penuh-penuhnya pelayanan dan turun hujan, warga yang tinggal jauh kebasahan akibat buruknya kualitas ruang tunggu.

minim tempat duduk mengakibatkan masyarkat memilih menunggu di luar

Pasalnya, saat hujan turun masyarakat terpaksa merasakan dinginnya hujan dan percikan air dikarenakan ruangan untuk berteduh tidak memadai. Keadaan makin parah saat berada di ruangan perekaman KTP elektronik, di mana saat itu hujan yang turun merembes ke ruangan perekaman. Dinding ruangan dipenuhi aliran air.

Tentunya dengan kondisi seperti itu dikeluhkan oleh beberapa masyarakat yang ingin mengurus atau membuat identitas kependudukan. “Harusnya kantor untuk pelayanan masyarakat lebih bagus. Kan ruang tunggu pelayanan tidak cukup, terpaksa mengalah di luar ruangan. Pas hujan, kami bigung mau berteduh, di luar tidak ada fasilitas tempat duduk,” kata Gatot, warga Desa Baru, Kecamatan Karang Intan yang saat itu ingin melakukan perekaman KTP.

potret kantor pelayanan kependudukan. tanpa kanopi, masyarakat berdesakan berteduh dari hujan karena di dalam kantor ruang sangat sempit

Kritik senada diungkapkan oleh, Arbani dari Gambut. Jauh-jauh ke Martapura menemani anak yang dijadwalkan melakukan rekam KTP, tapi apa yang dilihat. Arbani kaget, ruangan untuk melakukan perekaman KTP sangat tidak layak, selain terkena bias hujan, air juga masuk melalui dinding.

“Harusnya ruangannya lebih layak lagi, temapt duduknya juga ditambah, ini kita berdiri menunggu giliran, harus dibenahi secepatnya. Kami ini orang jauh,” keluhnya.

Selain kondisi kantor, sebagian masyarakat juga menyayangkan adanya pungutan untuk parkir, meski tak banyak nilainya, namun untuk layanan masyarakat harusnya tidak ada biaya parkir. Masyarakat diminta parkir sebesar Rp2 ribu. “Masa, halaman kantor ada pungutan parkir dan dibiarkan oleh dinas,” timpal Idris, salah satu warga yang mengurus Kartu Keluarga.

Kepala Disdukcapil Azwar mengakui kondisi kantornya seperti yang dikeluhkan, Menurutnya, dalam waktu dekat akan dilakukan pemasangan kanopi dari tempat parkir hingga samping menuju tempat perekaman E_KTP. Kantor layanan kependudukan sangat kecil sehingga beberapa ruang pelayanan berada di luar ruang kantor, tepatnya di samping.

“Ruang untuk pelayanan di dalam sudah penuh, dan saat hujan turun menambah terganggunya pelayanan untuk masyarakat, ”katanya.

Selain menambah kanopi, Azwar juga berencana akan membeli tempat duduk tambahan untuk masyarakat yang menunggu giliran. Rencananya, pekan depan mulai kita dilaksanakan kendati anggaran membeli tempat duduk itu tidak ada.

Sementara itu, mengenai pungutan biaya parkir, Azwar tidak pernah memberikan tugas kepada siapa pun untuk mengelola parkir di halaman kantornya. Kemungkinan, akibat tempat parkir yang sempat, ada masyarakat yang membantu merapikan dan membantu masyarakat dalam menyusun sepeda motor mereka.

Telah ada komitmen tidak memungut biaya, karena kalau ada pungutan harus resmi. Dan kalau kenyataannya ada pungutan, mungkin pemilik sepeda motornya sendiri yang mengasih. Tapi kalau dari juru parkir sendiri yang melakukan pungutan maka akan dilaporkan.

“Menghindari pungutan liar untuk parkir, ke depannya akan ada petugas resmi untuk menjadi juru parkir, “pungkasnya.

0 Shares

Terbaru

Politisi Partai PAN Gelar Reses I, Tomas Pagatan Usul Pembuatan Kolam Renang

BATULICIN,Headline9.com - Politisi Muda dari Partai Amanat Nasional (PAN) Fawahisah Mahabatan,SE,SH yang duduk di DPRD Tanah Bumbu menggelar Reses I untuk daerah pemilihan (Dapil)...

Kepala Dispersip Dan Pegawai Kunjungi Pengungsian Banjir Di Desa Malintang

HEADLINE9.COM, BANJARMASIN - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj.Nurliani Dardie bersama pegawainya meluncur ke Posko pengungsian banjir di Desa Malintang Kecamatan...

Ketua DPD PSI Tanbu Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir Di Kabupaten Tanah Laut.

BATULICIN- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPD Kabupaten Tanah Bumbu menyalurkan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Tanah Laut, khususnya di Kecamatan...

Tanbu Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi, Pj. Sekda Hadiri Rakor Bahas Persiapan

BATULICIN Headline9.com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Tanah Bumbu menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Musabakah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional Ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan...

Artikel Terkait

%d blogger menyukai ini: