Nenek Tua di Teluk Selong Ulun Tinggal di Gubuk Reyot Miring

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA  – Potret kemiskinan tampaknya masih terlihat di pinggiran kota Martapura, Kabupaten Banjar. Kali ini kondisi serba kekurangan dirasakan oleh Aluh Kurnia (71), RT 03. Desa Teluk Selong ulu, Kecamatan Martapura Bara.

Wanita paruh baya itu  tinggal seorang diri di gubuknya yang miring, dan terlihat lubang-lubang di bagian dinding rumahnya. Selain kondisi rumah yang memprihatinkan, wanita yang akrab disapa nenek Aluh itu pun mengalami susah bicara, dan telinga yang tak lagi bisa mendengar dengan jelas.

BACA JUGA :  Jelang Haul Guru Sekumpul, Dishub Banjarbaru Mulai Lakukan Persiapan.

“Nini Aluh puluhan tahun tinggal sendiri di rumah ini, beliau belum pernah menikah, jadi tidak memiliki anak. dan tidak ada yang mengurusnya di masa tua, ”ujar salah satu tetangganya.

Sementara Bhabinkamtibmas Polsek Martapura Barat Bripka Dedy Handayadi yang saat itu menghadiri kegiatan penghapusan jamban terapung menyempatkan diri untuk bertemu langsung dengan Aluh Kurnia. Pria yang akrab disapa kang bahar itu mengaku prihatin dengan kondisi Aluh Kurnia yang hidup seorang diri.

“Kita doakan semoga beliau selalu sehat dan ada tetangga mau peduli,” ujar Kang Bahar sembari menyerahkan bantuan sembako untuk Aluh Kurnia.

BACA JUGA :  Bebas Denda Kendaraan Bermotor Hingga Akhir Tahun

Sementara kepala Desa Telok Selong Ulu Syarifudin mengatakan, pihaknya telah berupaya membantu Aluh Kurnia. Rumah yang ditinggali nenek itu telah berpindah nama kepemilikannya, pihaknya mengaku kesulitan dalam mengajukan bedah rumah.

“Dulu pernah kita bantu memperbaiki rumahnya,  dan jika ada program bantuan nenek Aluh Kurnia selalu dapat termasuk BPJS Kesehatan. Tapi kesulitan membedah rumahnya akibat bukan lagi nama beliau,” pungkasnya.(sairi)

Baca Juga