Kosan Ambruk, Diduga Adanya Abrasi dan Tanah Labil

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BANJARMASIN – Lagi-lagi insiden kosan ambruk terjadi di kota Banjarmasin. Jumat (22/4/2022) pagi,
Bangunan tingkat dua ambruk di Jalan Mahat Kasan Komplek Permata Bunda, RT 35 Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Damkar dan Satpol PP kota Banjarmasin mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Anggota BPBD Kota Banjarmasin, Andy Putra mengungkapkan dugaan sementara penyebab ambruknya kosan tersebut akibat adanya abrasi dan juga kondisi tanah di lokasi yang labil.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi kerugian dan kejadian yang lebih besar lagi, kata Andy, pihaknya saat ini melakukan evakuasi terhadap korban dan juga barang-barang yang ada di dalam bangunan.

BACA JUGA :  Seorang Bocah Diduga Tenggelam Saat Mandi Di Teluk Tiram Laut

“Selain itu kita juga berkoordinasi dengan pemilik kos, agar bangunan ini bisa segera dirubuhkan, karena dapat membahayakan warga sekitar dan juga bangunan yang ada di sebelahnya,” kata Andy.

Jika tidak dirubuhkan, dikhawatirkan bangunan tersebut akan rubuh sepenuhnya, kemudian menimpa bangunan yang ada di sebelahnya, bahkan menimpa warga yang berada di sekitar bangunan tersebut.

“Kalau rubuh sepenuhnya memang belum, namun saat ini kondisinya sudah amblas sekitar 70%, jadi ada indikasi untuk rubuh sepenuhnya. Karena untuk kondisi bangunan rumah memang terbilang sudah parah,” ungkap Andy.

Sementara untuk proses merubuhkan bangunan tersebut, pihak BPBD menyarankan pemilik bangunan dapat berkoordinasi dengan pihak yang lebih berpengalaman, agar dapat berjalan dengan baik dan aman.

BACA JUGA :  Target 3 Bulan, Kasus KONI Banjarbaru Masuk Persidangan

Lurah Kuripan, Yoyok Hardiyanto mengatakan bangunan kosan tersebut merupakan milik Hj Erni, yang mana diperkirakan dalam kejadian ini korban mengalami kerugian mencapai Rp 2 Miliar.

“Sementara ini kita masih melakukan pengamanan para penghuni dan juga barang-barang yang ada di dalam kos,” ujar Yoyok, saat dilokasi kejadian.

“Untuk sementara, dilaporkan sudah dalam keadaan aman dan kondusif untuk di lokasi kejadian, namun tidak menuntup kemungkinan dan dikawatirkan bangunan akan semakin amblas dan rubuh menimpa rumah yang ada di sebelahnya,” lanjutnya.

Untungnya dalam kejadian tersebut, tidak sampai memakan korban jiwa, karena saat kejadianya, para penghuni sudah sempat menyadari hal tersebut dan menyelamatkan diri.

Baca Juga