Bupati Ben Brahim Panen Raya Program Ekstensifikasi Kementan RI di Basarang

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

headline9.com, KUALA KAPUAS – Program ekstensifikasi di lahan Food Estate yang direalisasikan Kementerian Pertanian (Kementan) RI di desa Batuah, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ini merupakan strategi dan terobosan dalam penambahan luas sawah peningkatan produksi beras sebagai upaya menjaga stok cadangan pangan nasional, terutama mengantisipasi krisis pangan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Ali Jamil mengatakan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya lahan dan air, serta pemberdayaan petani dalam meningkatkan kesejahteraan petani terus dioptimalkan dengan kegiatan ekstensifikasi lahan Food Estate di Kabupaten Kapuas.

Melalui program ekstensifikasi di lahan Food Estate ini, Kementan RI berharap keberadaan lahan ini turut memacu swasembada pangan nasional.

Selama ini lokasi ekstensifikasi lahan di Desa Batuah, Kecamatan Basarang sudah 15 hingga 20 tahun tidak pernah ditanami padi.

Sejumlah total luas lahan Food Estate, ekstensifikasi di Desa Batuah seluas 430 hektare. Jumlah yang tertanam seluas 333 hektare. Dari luasan 333 hektare, yang sudah siap panen seluas 100 hektare. Tanaman padi yang siap dipanen hari ini, seluas 35 hektare terletak di Rey 6 dan Rey 7,” kata Kementan RI, Sabtu (27/8/2022).

BACA JUGA :  Sekda Lakukan Sertijab Pjs Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pambelom Kapuas

“Jadi, padi yang ditanam petani merupakan varietas padi lokal siam seperti Siam Gaul, Siam Kupang, Siam mayang, Karang dukuh, Pandak, Bayar pahit, Palas udang dan Krukut. Potensi hasil per hektare 3,5 sampai 4 ton.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kapuas, Ir Ben Brahim S Bahat, MM MT mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Kementerian Pertanian yang telah menetapkan wilayahnya Kalimantan Tengah khusunya Kabupaten Kapuas sebagai kawasan Food Estate.

“Banyaknya bantuan yang luar biasa dari pemerintah pusat, sehingga Kabupaten Kapuas semakin dibantu dalam bidang pertanian,” kata Bupati Ben Brahim.

BACA JUGA :  Bupati Kapuas Dampingi Kapolda Kalteng Tinjau Vaksinasi di Kecamatan Selat

Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini mengatakan, sejak 7 tahun lalu wilayah kabupaten Kapuas telah menjadi lumbung padi dan berkontribusi sebesar 51 persen di Kalimantan Tengah.

“Saya bangga kepada masyarakat Kabupaten Kapuas yang begitu gigih dan semangat selalu untuk membuka lahan baru eksentifikasi ini. Kita lihat hari ini produksinya 4 ton padi lokal. Kalau ini padi unggul mungkin bisa mencapai 8 hingga 9 ton,” Pungkas Ben Brahim, Bupati dua periode ini.

Turut hadir dalam panen raya tersebut, Kementan RI Ali Jamil, Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat, Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalteng Ary Egahni Ben Bahat, SH MH, mewakili Kajari Kapuas, mewakili Kapolres Kapuas, Dandim 1011/KLK Letkol Kav Ferdiansyah, S. Sos, sejumlah Kepala OPD, sejumlah camat, lurah kecamatan selat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan masyarakat. (Gus)

Baca Juga