Banjarbaru Budidayakan Tanaman Purun

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Dalam rangka meningkatkan produk purun berkualitas, Pemerintah Kota Banjarbaru berkolaborasi dengan Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa Balitbang Kementerian Pertanian dan Bank BNI Wilayah 9 Banjarmasin dalam rangka penelitian dan pengembangan budidaya tanaman purun.

Penelitian ini diresmikan dengan penanaman simbolis tanaman purun oleh Wali Kota Banjarbaru, Wakil Pimpinan Bank BNI Wilayah 9 Banjarmasin, dan Kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa di Kota Banjarbaru. Bertempat di Taman Sains Pertanian Lahan Rawa, Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Jalan Kebun Karet, Loktabat Utara, Rabu (07/09/2022).

Penanaman budidaya tanaman purun merupakan program CSR pilar lingkungan Bank BNI Wilayah 9 Banjarmasin. Diharapankan bantuan ini bisa kembali kepada masyarakat guna meningkatkan industri berbahan purun. Didalam pelestarian tanaman purun ini pihak Balittra sebagai peneliti dan lokasi budidaya, pengawasan khusus yang dilakukan oleh tenaga ahli diharapkan bisa meningkatkan kualitas purun yang dapat bersaing dengan kualitas internasional.

BACA JUGA :  Satpam Bongkar 10 Rumah dan 10 Ruko di Kota Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin usai meninjau tanaman purun menyampaikan, bahwa Kota Banjarbaru memiliki Kampung Tematik berupa Kampung Purun, yang di dalamnya terdapat banyak UMKM barang berbahan purun.

“Banyaknya pesanan bertolak belakang dengan terbatasnya bahan baku purun. Maka dari dengan adanya pelestarian dan budidaya yang ditangani oleh pihak Balittra ini dapat menyongsong keperluan industri bagi UMKM pengrajin purun,” katanya.

Aditya melanjutkan, sampai hari ini apabila ada order yang cukup banyak, memang ada kesulitan di bahan bakunya, yaitu purunnya.

BACA JUGA :  Vivi Mari Zubedi Bergerak Lincah dengan Program Sosial

“Makanya hari ini kita bekerja sama. Mudah–mudahan kesulitan bahan baku ini bisa tertangani nantinya kedepannya setelah ada penelitian dari Balittra,” ucapnya.

Aditya juga berharap kerjasama CSR ini dapat meningkat sampai pada dukungan alat produksi purun guna meningkatkan kualitas dan kuantitas. Karena melihat banyaknya pengrajin yang masih menggunakan cara tradisional dalam pengolahan tanaman purun.

Selain itu, atas terealisasinya program CSR ini merupakan kontribusi positif yang diberikan Manajemen Bank BNI Wilayah 9 Banjarmasin, sebagai salah satu Lembaga Keuangan yang apresiatif dan peduli terhadap perkembangan perekonomian di Kota Banjarbaru. (nsh)

Baca Juga