Kamis, April 3, 2025
BerandaHukum dan PeristiwaImbas Hukuman Mendorong Motor Hingga Tewas, Polda Kalsel Terjunkan Tim Propam

Imbas Hukuman Mendorong Motor Hingga Tewas, Polda Kalsel Terjunkan Tim Propam

Headline9.com, BANJARMASIN – Imbas dugaan tewasnya MAA (24) akibat disuruh mendorong motor oleh polisi dari kawasan Kantor Gubernur hingga ke Mapolres Banjarbaru, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) akan turunkan Propam telusuri kasus tersebut, Senin (13/3/2023).

Kepala Bidang Kabid (Humas) Polda Kalsel, Kombespol Moch Rifai mengatakan, dirinya telah menghadap Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Riyan dan memerintahkan Propam untuk turun melakukan penyelidikan.

“Tadi saya sudah menghadap Kapolda, dan beliau memerintahkan Tim dari Propam untuk mengecek ke sana (Polres Banjarbaru, red). Apabila memang ada kekeliruan dan kesalahan, ada anggota yang salah prosedur kita akan usut, kita akan tindak. Kita akan usut dan proses,” tegasnya saat ditemui Headline9.com di ruangannya, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA :  Bertahun-tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Ruas Jalan Irigasi Gambut Sudah Makan Korban

Ditanya mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP), pihaknya mengaku sudah sesuai dengan prosedur, dengan memiliki surat perintah serta gabubgan dengan Polsek setempat.

“Untuk SOP kita dapat informasi dari Kapolres sudah sesuai, tapi tetap kita akan mengecek dengan Tim Propam. Kita tunggu perkembangannya,” jelasnya.

Rifai menjelaskan, terjunnya Polres Banjarbaru tersebut karena banyaknya laporan masyarakat terkait balap liar yang mengakibatkan banyak terjadi laka di Kota Banjarbaru.

“Jadi dengan dasar informasi tersebut Polres Banjarbaru melakukan operasi untuk menertibkan balap liyar terset,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, dalam operasi tersebut terdapat 247 pengendara yang diduga terkibat balap liar. Karena kurangnya armada untuk melakukan pengangkutan, sehingga korban bersama dengan teman-temannya harus mendorong motor hingga ke Mapolres Banjarbaru.

BACA JUGA :  2 Bulan, Proyek Penataan Sekumpul Harus Selesai

“Saat itu mungkin salah satu dari mereka (MAA) mengalami kelelahan fisik dan atwu mungkin ada mengidap penyakit bawaan kita tidak tau, tapi nanti akan kita cek semuannya, kita tunggu hasil lab dari kesehatan,” tuturnya.

Sebelumnya, Headliblne9.com menyambangi rumah duka yang berada di Kecamatan Kertak Hanyar, namun pihak keluarga tidak berada di rumah.

Salah satu tetangga MAA membenarkan bahwa korban memang meninggal pasca disuruh mendorong motor.

“Untuk sakitnya tidak tahu pasti, menurut kabar katanya sesak nafas,” ujar tetangga MAA singkat.

Reporter: Mada Al Mada

berita terkait: https://headline9.com/26951/dihukum-dorong-motor-dari-kantor-gubernur-kalsel-mapolres-banjarbaru-diduga-satu-pengendara-tewas/

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular