Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Tanah Bumbu
  4. »
  5. Bupati Buka Ajang Indonesia Fire Dan FRC

Bupati Buka Ajang Indonesia Fire Dan FRC

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BATULICIN – Ajang Indonesian Fire & Rescue Challenge (IFRC) Ke-20 di Tanah Bumbu (Tanbu) Kalimantan-Selatan, (Kalsel) resmi dibuka pada Sabtu (2/9) malam.

Opening IFRC ke-20 berlangsung di Fire Ground Kusan PT Borneo Indobara.

Bupati Tanbu, HM. Zairullah Azhar membuka langusung IFRS tersebut yang ditandai pemakaian helm kepada perwakilan peserta.

Ajang IFRC ke-20 ini mendapatkan apresiasi langsung dari Bupati. PT BIB telah memberikan kontribusi bagi masyarakat di daerah ini melalui Program Pemberdayaan Masyarakat.

Bupati dalam sambutanya mengatakan, atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan IFRC oleh PT BIB di Tanbu.

Menyampaikan ajang IFRC merupakan wadah saling belajar satu dengan yang lain antar tim, berbagi ilmu rescue tingkat lanjut, serta teknologi dan kerjasama untuk mencegah korban jiwa dan cedera dalam penyelamatan.

Selanjutnya, salah satu tujuan IFRC adalah untuk mempromosikan pencegahan cidera, melalui edukasi dan kesiapsiagaan bagi semua team, dengan memperkenalkan serta membangun konsep tingkat nasional dan internasional.

Bupati berharap melalui kegiatan IFRC dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja, serta dapat melatih keterampilan team dalam menangani keadaan tanggap darurat, sehingga para tim sudah siap dan tahu cara penanganan penyelamatan pada kejadian darurat.

Chief Operating Officer PT BIB, R Utoro menyampaikan sebagai tuan rumah IFRC ke-20 pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan, guna menyambut terselenggaranya kegiatan tersebut di Tanbu.

BACA JUGA :  Raperda Penyertaan Modal Perseroan Daerah Air Minum Bersujud Disampaikan 

PT BIB juga melibatkan masyarakat melalui pameran produk-produk UMKM binaan perusahaan.

“Harapannya kegiatan ini memberikan dampak multiplier effect bagi sektor ekonomi masyarakat di wilayah ini,” ucapnya.

Utoro menyebut berbeda dengan ajang IFRC sebelumnya, pelaksanaan kegiatan di Kota, sebagai tuan rumah IFRC ke-20 PT BIB memilih melaksanakan kegiatan ini di lokasi pertambangan.

Dimana lokasi Fire Ground Kusan seluas 24 hektar ini selain di bangun venue juga sejumlah sarana pendukung lainnya serta pembinaan.

“Kedepannya tempat ini dapat di manfaatkan tidak saja sebagai sarana pelatihan namun juga sebagai tempat rekreasi dan tempat pelatihan tanggap darurat perusahaan yang ada di Tanbu maupun Kalsel,” pungkasnya.

Konsep Challenge dalam IFRC ke-20 ini bukan sebatas kompetisi saja, namun lebih ajang belajar bersama, bertukar informasi, dan pengalaman.

Dalam pelaksanaannya, peserta adu kebolehan di venue yang telah di siapkan PT BIB di Fire Ground Kusan.

Ada delapan cabang challenge dalam event IFRC Ke-20, yakni High Angle Rescue (HAR), Structural Fire Fighting (SFF), Confined Space Rescue (CSR). Selanjutnya, Mud Rescue (MDR), Road Accident Rescue (RAR), Underwater Rescue & Recovery Challenge (UWRRC).

Selain itu, Firefighter Combat Challenge (FCC), dan juga Firefighter Competency Test (FCT).

BACA JUGA :  Dua Usulan Cagar Budaya Disidangkan

Kegiatan ini juga di rangkai dengan seminar Tim Tanggap Darurat Pertambangan.

Agenda lainnya para peserta akan di ajak berkeliling menikmati wisata yang ada di Tanbu, selain itu, kegiatan IFRC ke-20 di isi dengan pameran UMKM binaan PT BIB.

Event ini di ikuti 24 tim rescue perusahaan tambang, migas, dan energi seluruh Indonesia, sedangkan tim tuan rumah, PT Borneo Indobara (BIB) menurunkan 2 Tim.

Adapun peserta IFRC ke-20 yakni PT Adaro, PPA, AMM, PT Kalimantan Pra Persada, PT Cipta Kridatama. Berau coal, NHM, AginCourt Resources, BukitAsam, PT Buma, PT Freeport Indonesia, Asmin BaraBronang. PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Coal, PT TIA, IMM, PT Riung Mitra Lestari, PT Mandiri Coal, PT Antam, PT Kideco, PT Pama, PT Thiess, serta tuan rumah PT Borneo Indobara.

Pembukaan IFRC ke-20 di hadiri Direktur Teknik Lingkungan Mineral dan Batubara/ Direktorat Jenderal  Mineral dan Batubara Kementerian ESDM RI, Sunindyo Suryo Herdadi. Ketua Perhimpunan Profesi Penyelamat di Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia, Sri Rahardjo. Chief Operating Officer PT BIB, R.Utoro, Kepala Teknik Tambang PT BIB, Riadi Simka Pinem. Ketua Organizing Committee IFRC PT BIB, para Dewan Juri IFRC serta seluruh tim peserta Indonesian Fire & Rescue Challenge Ke 20. (MHL)

Baca Juga