Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Balangan
  4. »
  5. Cegah DBD, UPTD Puskesmas Lampihong Lakukan Pemantauan Jentik Nyamuk

Cegah DBD, UPTD Puskesmas Lampihong Lakukan Pemantauan Jentik Nyamuk

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BALANGAN, – UPTD Puskesmas Lampihong melakukan pemantauan jentik nyamuk demam berdarah, di Desa Papuyuan, Kecamatan Lampihong, kabupaten Balangan, Rabu (31/1/2024).

Kegiatan dilakukan untuk menekan penyebaran nyamuk aedes aegypti dan kasus demam berdarah dengue (DBD) di lingkungan wilayah kerja UPTD Puskesmas Lampihong. 

Sebagaimana diketahui, DBD merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti dan dapat menyerang orang disegala usia.

Adapun yang menjadi sasaran dalam pemeriksaan jentik berkala ini diantaranya rumah-rumah warga yang mempunyai penampungan air (TPA) dan non TPA di dalam dan di luar

BACA JUGA :  Bupati Balangan Melepas 109 Atlet Guna Unjuk Bakat di FORDA Kalimantan Selatan

Plt Kepala UPTD Puskesmas Lampihong, Ana Susiana, mengatakan pemantauan terhadap jentik dan sarang nyamuk ini sangat penting serta bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit DBD dan Malaria.

“Untuk di 2024 per Januari ini sudah ada delapan kasus DBD yang positif di wilayah kerja kami,” katanya.

Selain itu, Ana juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa melakukan pencegahan secara mandiri seperti pemberantasan sarang nyamuk dengan menerapkan 3M Plus.

BACA JUGA :  Haflah Tilawatil Qur’an Untuk Kembangkan Seni Baca Al-Qur’an di Balangan

“3M Plus adalah Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat-tempat penampungan air, Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia, plus sendiri mengoleskan lotion anti nyamuk atau pakai kelambu,” imbaunya.

Terakhir Ana berharap melalui pemantauan seperti ini kader jumantik bisa lebih aktif lagi sehingga kasus DBD di Kabupaten Balangan bisa teratasi dan dapat berkurang.

Baca Juga