Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. bappedalitbang
  4. »
  5. Susun Analisis Data Perencanaan Pembangunan, Bappedalitbang Banjar Gelar FGD

Susun Analisis Data Perencanaan Pembangunan, Bappedalitbang Banjar Gelar FGD

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, MARTAPURA – Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi (PPE) Mujahid, didampingi Kasubbid Data dan Informasi Diah Ayu Yulianawati, mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar membuka sekaligus memimpin Focus Group Discussion (FGD) mengenai Penyusunan Analisis Data Perencanaan Pembangunan pada Rabu (15/5/2024) pagi di Aula Bauntung Bappedalitbang Banjar, Martapura.

Mujahid menjelaskan bahwa tujuan acara ini adalah untuk mendapatkan hasil analisis dari Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap indikator makro dan untuk meminta saran serta masukan mengenai target yang telah ditetapkan dalam perencanaan tahun 2024.

“Data BPS merupakan sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan dalam Perencanaan Pembangunan. Semoga data ini dapat memperkaya penyusunan dokumen perencanaan pembangunan di Kabupaten Banjar,” ujar Mujahid.

BACA JUGA :  Bappedalitbang Banjar dan BRIN Hitung Kembali Kebutuhan Jabatan Fungsional Data Ilmiah dan Peneliti

Ahmadi Murzani dari BPS Kalsel memaparkan tentang aspek sosial seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender, Indeks Pemberdayaan Gender, serta kemiskinan dan kesenjangan. “Mulai tahun 2023, kami menggunakan satu dimensi kesehatan dari tiga dimensi IPM yaitu Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan, dengan data sensus terbaru tahun 2020. Hal ini menyebabkan perubahan peringkat Kalsel dari posisi 20 menjadi posisi 12 secara nasional, menunjukkan perbaikan nyata di bidang kesehatan,” jelas Murzani.

Monica Raina dari BPS Kabupaten Banjar juga memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk pertumbuhan ekonomi mitra dagang Indonesia, stabil. “Kalimantan Selatan berkontribusi 1,23% terhadap total ekonomi 34 provinsi pada triwulan I 2024, dan Kabupaten Banjar berkontribusi 8,48% terhadap total ekonomi 13 kabupaten/kota di Kalsel,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bappedalitbang Banjar Gelar Serah Terima Jabatan Kepala Badan

Monica juga menjelaskan bahwa sektor industri nasional berkontribusi 19,28% terhadap total PDB pada triwulan I 2024, dan menjadi sektor tertinggi di antara 17 lapangan usaha. “Sektor industri di Kalsel berkontribusi 11,40% terhadap total PDRB pada triwulan I 2024, menjadi sektor tertinggi kedua di antara 17 lapangan usaha, sementara sektor industri Kabupaten Banjar berkontribusi 5,95% terhadap total PDRB pada tahun 2023, menjadi sektor tertinggi keenam,” paparnya.

Pada tahun 2023, Kabupaten Banjar mencatat PDRB per kapita sebesar 38,27 juta rupiah per orang per tahun, menempatkan Kabupaten Banjar di posisi 10 dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalsel.

Acara ini dihadiri oleh Kabid, Kasubbid, Kasubbag Sekretariat beserta staf Bappedalitbang Kabupaten Banjar, dan diikuti dengan diskusi serta sesi tanya jawab.

Baca Juga