Headline9.com, MARTAPURA – Desa Astambul Seberang, Kecamatan Astambul, menjadi lokasi Penilaian dan Verifikasi Lapangan Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) 2026, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala DPPPAKB Kalimantan Selatan Husnul Hatimah, Sekda Banjar H Yudi Andrea, Ketua TP PKK Hj Nurgita Tiyas, Kepala Dinsos P3AP2KB Erny Wahdini, tim verifikator, perangkat desa, hingga kader pemberdayaan masyarakat.
Penilaian dilakukan untuk mengevaluasi program peningkatan kualitas keluarga di tingkat desa, meliputi ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta perlindungan perempuan dan anak.
Kepala DPPPAKB Kalsel Husnul Hatimah mengatakan Indeks Kualitas Keluarga (IKK) Kabupaten Banjar mengalami peningkatan dari 67,83 menjadi 75. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Banjar dalam kategori Responsif Gender dan Hak Anak.
“Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras TPK2D Kabupaten Banjar yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan 29 indikator dalam lima dimensi utama IKK, yakni legalitas dan struktur keluarga, ketahanan fisik, ekonomi, sosial psikologi, serta sosial budaya.
Menurutnya, hasil penilaian diharapkan menjadi dasar pemerintah dalam memetakan persoalan keluarga dan menyusun kebijakan intervensi yang lebih efektif.
Selain itu, desa yang menjadi lokus penilaian diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa lain dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Sementara itu, Sekda Banjar H Yudi Andrea menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang memilih Desa Astambul Seberang sebagai lokasi penilaian.
Menurutnya, desa tersebut dipilih karena nilai indeks desanya masih rendah sehingga memerlukan pendampingan lebih intensif.
Di akhir kegiatan, tim penilai bersama Sekda dan Ketua TP PKK Banjar meninjau sejumlah layanan dan program desa, seperti kebun PKK, UP2K, Posyandu 6 SPM, pelayanan kesehatan, KB, Puspaga, hingga layanan UPTD PPA.

