BerandaKalselGubernur Kalsel Buka Rimba Mart, Ajak Warga Tukar Sampah dengan Sembako

Gubernur Kalsel Buka Rimba Mart, Ajak Warga Tukar Sampah dengan Sembako

headline9.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin secara resmi membuka Rimba Mart yang dirangkai dengan program Tukar Sampah dengan Sembako di kawasan Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia, Forester Cafe, Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan bersama Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sekaligus mendorong pemanfaatan hasil hutan yang bernilai ekonomi.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat menukarkan berbagai jenis sampah yang memiliki nilai daur ulang, seperti kardus, kertas, koran, buku, botol dan gelas plastik, aki bekas, rak telur, hingga minyak jelantah dengan paket sembako.

Dalam sambutannya, Muhidin mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, gerakan tukar sampah harus menjadi budaya yang dimulai dari kebiasaan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Program tukar sampah dengan sembako harus menjadi budaya. Kebersihan harus dimulai dari lingkungan masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mengungkap 7 Situs Geopark Meratus di Bagian Utara Kalsel Yang Melegenda

Selain mendorong pengelolaan sampah, Muhidin juga mengajak seluruh pihak memperkuat rehabilitasi hutan melalui penanaman tanaman produktif yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Hutan harus memberi manfaat bagi masyarakat melalui tanaman produktif seperti durian, manggis, rambutan, langsat, dan lainnya,” katanya.

Ia juga menilai potensi jutaan hektare kawasan hutan di Kalimantan Selatan perlu dioptimalkan, termasuk melalui pengembangan skema carbon credit yang dinilai berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Potensi carbon credit harus dikelola agar memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Muhidin mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Mari bersama-sama mendukung pelestarian lingkungan agar Kalimantan Selatan semakin maju, bersih, dan masyarakatnya sejahtera,” tuturnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan Rahmat Prapto Udoyo mengatakan program Tukar Sampah dengan Sembako kini telah diterapkan di hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari pengembangan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

BACA JUGA :  Setahun Kejari Banjarbaru Belum Tetapkan Tersangka Kasus KONI

“Sampah bukan akhir, tetapi memiliki nilai ekonomi dan manfaat jika dikelola dengan baik,” katanya.

Rahmat berharap gerakan tersebut semakin luas dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sehingga mampu mengurangi timbunan sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan Hj Fatimatuzzahra menjelaskan Rimba Mart menjadi wadah promosi berbagai produk hasil hutan kayu maupun hasil hutan bukan kayu yang diproduksi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) bersama kelompok tani hutan se-Kalimantan Selatan.

“Rimba Mart menjadi ajang memperkenalkan potensi hasil hutan sekaligus memberdayakan kelompok tani hutan,” ujarnya.

Usai membuka kegiatan, Gubernur meninjau stan produk unggulan hasil hutan dari berbagai KPH di Kalimantan Selatan. Didampingi jajaran, Muhidin berdialog dengan kelompok tani hutan dan pelaku UMKM serta melihat berbagai produk hasil hutan bukan kayu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kehutanan yang berkelanjutan.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular