BerandaTanah BumbuDekranasda Tanah Bumbu Pamerkan Tenun Pagatan dan Sasirangan Pulau Burung

Dekranasda Tanah Bumbu Pamerkan Tenun Pagatan dan Sasirangan Pulau Burung

headline9.com, BATULICIN – Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Pameran Pekan Raya Kemerdekaan atau Tala Craft 2026 di Halaman Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, 18–22 Agustus 2026. Sejumlah produk kerajinan dan olahan UMKM Tanah Bumbu diperkenalkan kepada pengunjung melalui stan pameran.

Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu ruang promosi bagi produk lokal Tanah Bumbu sekaligus membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha daerah.

Ketua Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif mengatakan partisipasi dalam Tala Craft 2026 diarahkan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat di luar Tanah Bumbu.

“ Kita terus mendorong pelaku UMKM agar tidak berhenti pada produksi saja. Kualitas, kemasan, inovasi dan pemasaran juga harus diperhatikan, karena hal tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai jual sekaligus memperluas pasar produk lokal,” katanya.

Sejumlah produk kerajinan ditampilkan di stan Dekranasda Tanah Bumbu. Di antaranya Kain Tenun Pagatan dan Kain Sasirangan Pulau Burung yang menjadi bagian dari produk unggulan berbasis budaya lokal.

BACA JUGA :  Pemkab Tanbu Terima TPS 3R Dari Kementerian PUPR.

Kain Sasirangan Pulau Burung memiliki ciri khas pada penggunaan pewarna alami yang berasal dari tanaman mangrove di kawasan pesisir Pulau Burung, Tanah Bumbu. Penggunaan bahan alami tersebut memberikan karakter tersendiri sekaligus mengangkat potensi lingkungan pesisir daerah.

Motif kain juga menampilkan unsur yang berkaitan dengan kehidupan dan alam pesisir, seperti ikan, perahu, mangrove, laut dan pohon kelapa. Unsur tersebut menjadi bagian dari identitas produk yang memadukan kerajinan dengan kekayaan lokal.

Selain produk tekstil, stan Dekranasda Tanah Bumbu juga menampilkan berbagai makanan olahan dari pelaku UMKM. Produk kuliner tersebut ditata sebagai bagian dari promosi potensi ekonomi kreatif daerah.

Andi Irmayani mengatakan pengembangan produk kerajinan dan UMKM perlu diikuti dengan peningkatan kualitas produksi. Kemasan, inovasi dan strategi pemasaran juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan agar produk mampu bersaing di pasar.

BACA JUGA :  PT Bintang Toedjoe Edukasi Gen-Z Tentang Herbal di SMKN 1 Simpang Empat

Menurutnya, keunikan produk lokal perlu diimbangi dengan kemampuan membaca kebutuhan konsumen. Dengan demikian, produk tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang lebih luas.

Ia berharap keikutsertaan dalam Tala Craft 2026 memberikan manfaat bagi pelaku UMKM Tanah Bumbu, terutama dalam memperluas jaringan promosi dan memperkenalkan produk kepada konsumen maupun pelaku usaha dari daerah lain.

Pameran tersebut menjadi salah satu kesempatan bagi pelaku UMKM untuk melihat perkembangan produk dari daerah lain sekaligus mengenalkan potensi kerajinan dan kuliner Tanah Bumbu.

Melalui promosi dan pengembangan produk secara berkelanjutan, Dekranasda Tanah Bumbu mendorong kerajinan dan UMKM berbasis potensi lokal agar memiliki daya saing serta dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular