headline9.com, BANJARMASIN – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan satu unit helikopter untuk memperkuat pencarian korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa.
Helikopter tersebut diberangkatkan dari Surabaya dan langsung diarahkan ke lokasi pencarian. Setelah tiba di Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, tim Basarnas melakukan koordinasi sebelum helikopter diterbangkan dari Bandara Syamsudin Noor sekitar pukul 12.30 Wita untuk menyisir wilayah perairan Laut Jawa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan pengerahan unsur udara dilakukan untuk mengoptimalkan pencarian kapal dan penumpang yang masih belum ditemukan.
“Satu heli dari Basarnas berangkat dari Surabaya untuk operasi pencarian,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Banjarmasin, Minggu (13/9/2026).
Menurutnya, pencarian hingga Minggu siang melibatkan seluruh unsur SAR gabungan. Selain helikopter, unsur laut seperti KN SAR Laksamana dan KRI Nala bersama sejumlah kapal lainnya terus bergerak memperluas area pencarian dan pertolongan.
Pengerahan helikopter diharapkan dapat memperkuat penyisiran dari udara, terutama untuk menemukan keberadaan kapal maupun korban yang masih dalam pencarian setelah Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak.
Kapal Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 Wita, Minggu, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). Kapal tersebut membawa 243 orang.
Hingga pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 penumpang. Dari jumlah tersebut, 102 orang ditemukan selamat dan satu orang meninggal dunia.
Evakuasi dilakukan sejumlah kapal. TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Kemudian TB TCP mengevakuasi 38 orang dalam kondisi selamat, sedangkan MV Haida mengevakuasi 49 orang yang seluruhnya selamat.
Dengan demikian, masih terdapat 140 orang dari total 243 penumpang yang menjadi bagian dari pencarian dan penanganan operasi SAR.
Sebanyak 16 orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban. Sementara penumpang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida diarahkan menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Operasi SAR masih terus berlangsung dengan mengerahkan seluruh unsur yang berada di lokasi, baik melalui pencarian dari udara maupun penyisiran di laut.






