Empat Pelaku Naik Motor Matic Coba Bakar Rumah Kosong dan Kantor Satpol

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Usaha membakar bangunan yang sepi penghuni sempat mencuat di sekitar Albasia dan Lapangan Barakat beberapa waktu lalu. Isu tersebut kembali meresahkan di Martapura, pasalnya ada beberapa  tempat yang berusaha dibakar oleh orang misterius.

Syukurnya, usaha jahat tersebut berhasil diantisipasi sejak dini. Dari kabar yang berhasil dihimpun, kejadian pertama di belakang STAI Darussalam Martapura, tepatnya rumah Almarhum Herly Gasim, kemarin malam.

Kabar selanjutnya, di Jalan Batuah dan terbakar bagian plafon, depan gerbang Tahfiz Jalan Tanjung Rema, yang dibakar adalah tumpukan ban bekas. Selanjutnya dekat Puskesmas Martapura, Tanjung Rema di sini sempat terbakar bagian dinding.

Kabar yang beredar, pelaku menggunakan motor matic, diperkirakan berjumlah empat orang. Kemiripan pelaku ini seperti kejadian pertama yang gagal yaitu di lokasi Albasia dan rumah bedakan di samping Lapangan Bola Barakat beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Peminta-minta dan Pedagang Musiman di Kalampaian Bikin Risih Peziarah

Terbaru, sasaran pembakaran oleh pelaku misterius adalah kantor Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupeten Banjar. Sama seperti di beberapa lokasi, waktu kejadian antara pukul 01.00 sampai 03.00 dini hari.

“Tadi malam kami di telepon sekitar jam 1 malam. Langsung datang dan banyak masyarakat  yang memadamkan kebakaran di plafon dan ventilasi kantor,” kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Banjar Bahruddin, kemarin.

Dilihat di tempat kejadian, ditemukan gulungan koran yang sebagian sudah terbakar. Koran tersebut digulung dan ada di ventilasi salah satu ruangan kantor PPHD.

BACA JUGA :  Tega, Suami Suplai Sabu ke Istri untuk Dijual

“Kejadian sudah kita laporkan kepada pihak kepolisian. Kami juga akan meningkatkan antisipasi untuk mencegah kejadian terulang kembali.” tambahnya lagi.

Warga Jalan Batuah Gang Murai Aji mengatakan, ketika mendengar keributan di dekat rumah, langsung turun dan melihat ada api di ventilasi. Aji mengira listrik di sekitar korsleting, ternyata memang sengaja dibakar.

“Kami lihat bukan listrik, tetapi ada koran yang menggulung. Warga yang lebih dulu berada di sana mengatakan bahwa pelaku kabur. Kabar saksi mata empat orang, tapi kami fokus memadamkan api jadi tidak lagi terpantau pelaku,” ungkapnya.(MAS)

Baca Juga