Di Karantina, Bahagia dan Sedih Bercampur Dalam Keterbatasan

0 Shares

Catatan Kehidupan Dalam Karantina Bapelkes Kalsel (bersambung)

Sempat terbersit, apakah corona virus disease 2019 (covid-19) ini tidak berbahaya dan terkesan sangat dilebih-lebihkan. Pasalnya selama menjalani karantina di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalimantan Selatan, semuanya berlangsung normal tak tampak adanya orang sakit seperti yang digaung-gaungkan selama ini.

Semua orang yang dinyatakan tekonfirmasi positif covid-19 ini menjalani kehidupan tidak biasa atau terbatas dengan garis polisi, semuanya terlihat sehat dan semangat menjalani hari-hari dalam karantina yang monoton.

Walau terkesan bahagia, banyak senyum, namun dibalik itu semua ada kegelisahan yang dirasakan, kehidupan fisik yang terbatas berdampak pada kondisi mental yang tidak stabil. Banyak keluhan yang keluar bibir mereka, diantaranya sudah ada yang mulai merasa bosan.

Yang saya rasakan, alami dan amati selama menjalani masa karantina sampai saat ini, minimnya menjadi salah satu pemicu kejenuhan dan kebosanan penghuni karantina Bapelkes Kalimantan Selatan.

Rutinitas ‘semi wajib’ yang dijalani tiap harinya dimulai dari subuh pukul 05.00-07.00 wita, semua penghuni diminta untuk mengukur suhu tubuh, tekanan darah, oksigen dalam darah dan nadi, semuanya dilakukan secara mandiri atau sendiri.

Dilanjutkan lagi pada siang hari dimulai pukul 12.00-14.00 wita dan rutinitas itu kembali diulangi lagi pada sore harinya yakni pukul 18.00- 20.00 wita. Yak kembali lagi semua itu dilakukan masing-masing tanpa ada pantauan dari pihak medis.

Jujur, saya yang tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan awalnya kikuk menggunakan alat-alat kesehatan tersebut, namun karena harus mengisi form yang disediakan, sehingga pede aja menggunakan walaupun tidak sepenuhnya benar.

BACA JUGA :  Banjarbaru Kaji Penerapan PSBB

Hal yang sama juga dirasakan penghuni di kawasan terbatas ini, mereka juga tidak memiliki latar belakang medis sehingga menggunakan alat kesehatan tersebut seadanya saja.

BACA JUGA :  Ribuan Warga Bersalawat bersama Habib Syekh

BERJEMUR – Menjadi kegiatan rutin di pagi hari, ini dilakukaan tanpa dikomando siapapun berjemur di halaman Bapelkes Kalsel

Karena tidak ada pantauan dari pihak kesehatan, ada beberapa penghuni yang tidak menggunakan alat tersebut namun tetap mengisi form tersebut dengan sesuai dengan feel hati mereka, tentunya saja itu sangat tidak akurat. Menggunakan alatnya saja tidak tentu akurat apalagi dengan feel saja.

Sedangkan dihari-hari tertentu ada senam bersama pada pagi hari, momen ini juga ditunggu-tunggu karena meningkatkan semangat mereka. Pasalnya di hari lain mereka berolah raga seadanya, sepeti lari keliling lapangan saja yang dipenuhi dengan ‘ranjau’ darat yang dihasilkan oleh kucing yang hidup di kawasan Bepelkes.

Penulis  Nasrullah

0 Shares

Terbaru

Komisi IV DPRD Ogan Ilir Soroti Kepsek SDN 06 Sungai Pinang

headline9.com, OGAN ILIR - Terkait pemberitaan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 06 Sungai Pinang di desa Penyandingan, Kecamatan Sungai Pinang Kab. Ogan Ilir, Prov. Sumsel,...

Plt Gubernur Kalsel Serahkan DIPA Seluruh Kabupaten/Kota

HEADLINE9.COM, BANJARBARU - Plt Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Rudy Resnawan menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana...

Wakapolda Kalsel Cek Gudang Logistik KPU Banjarbaru Dan Kunjungi Polres Banjarbaru

HEADLINE9.COM, BANJARBARU - Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. mengecek gudang logistik milik...

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pjs Walikota Banjarbaru Pimpin Rakor

Headline9.com, BANJARBARU - Pjs Wali Kota Banjarbaru Dr Bernhard E Rondonuwu, memimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Penyebaran Covid-19 dan Kesiapan Pilkada di Kota Banjarbaru,...

Artikel Terkait

BACA JUGA :  Di Banjarbaru, Sosialisasi PSBB dengan Konvoi Armada
%d blogger menyukai ini: