Bupati Banjar Serahkan Roda Dua Untuk PKB

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H.Khalilurrahman menyerahkan secara simbolis kendaraan roda dua untuk Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, di halaman Mahligai Sultan Adam Martapura.

Dihadapan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan H Ramlan, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banjar Hj Siti Hamidah, beserta penyuluh KB, H Khalilurrahman mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang KB tahun anggaran 2020 sebanyak 12 unit bagi penyuluh KB di Kabupaten Banjar.

Kendaraan roda dua tersebut digunakan untuk pelaksanaan operasional penyuluh KB dilapangan, guna mensukseskan program kependudukan atau KB dan pembangunan keluarga.

”Kendaraan operasional yang baru ini digunakan untuk kegiatan kedinasan, dan untuk menunjang tugas-tugas dilapangan, agar nanti pengendalian penduduk berjalan lebih baik lagi kedepannya”, harapnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan H Ramlan menyampaikan, ini adalah momentum yang sangat berharga sekali untuk BKKBN, karena telah diserahkannya fasilitas kepada penyuluh KB oleh Bupati Banjar, sebanyak 12 unit berupa kendaraan roda dua melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, yang akan digunakan para penyuluh KB di kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar.

“Penyerahan kendaraan roda dua ini adalah sebagai penunjang untuk Penyuluh KB, agar dalam melaksanakan pekerjaannya tambah semangat, dalam melaksanakan program Bangga Kencana,” ujarnya.

Lebih jauh ia berharap kendaraan roda dua tersebut digunakan sebagaimana mestinya, untuk penyuluhan program KB dipelosok-pelosok dan jangan sampai digunakan untuk keperluan pribadi”, jelasnya.

Hal senada diungkapkan Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar Hj.Siti Hamidah, diserahkannya kendaraan roda dua tersebut hendaknya benar-benar dipergunakan untuk kelapangan dengan maksimal. Sehingga program kencana dapat tercapai setinggi-tingginya. (*)