BerandakotabaruPemkab Kotabaru Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026, Tekankan Peran Aktif Masyarakat

Pemkab Kotabaru Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026, Tekankan Peran Aktif Masyarakat

headline9.com, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di kawasan Siring Laut, Rabu (6/5/2026), sebagai langkah memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana akibat perubahan iklim, dengan menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mitigasi risiko.

Apel dipimpin Wakil Bupati Kotabaru yang mewakili Bupati . Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian upacara mulai dari penyusunan barisan, penghormatan pasukan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemeriksaan pasukan, hingga pembunyian sirine kebencanaan sebagai penanda peringatan nasional.

Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis mengungkapkan bahwa tahun 2026 diperkirakan dipengaruhi fenomena yang berpotensi memicu musim kemarau lebih awal dan berkepanjangan. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kotabaru.

BACA JUGA :  Kelumpang Hilir Jadi Penutup Safari Ramadan 1447 H Pemkab Kotabaru

“Kesadaran dan kesiapan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi geografis Kabupaten Kotabaru yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan menjadikannya rawan terhadap berbagai jenis bencana. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, serta menyiapkan langkah darurat secara mandiri, seperti jalur evakuasi dan perlengkapan tanggap bencana.

Selain itu, peran relawan dan petugas pemadam kebakaran turut diperkuat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran permukiman, tetapi juga dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

BACA JUGA :  Dorong peningkatan kinerja,Bupati Lantik dan Promosikan Pejabat Administrator Pengawas dan Kepala Puskesmas

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Kotabaru juga memperkenalkan aplikasi Si Harapan Ceria (Sistem Informasi Hitung Cepat Kerusakan dan Kerugian Pascabencana) sebagai inovasi untuk mempercepat pendataan dampak bencana.

Aplikasi ini berfungsi mengidentifikasi kerusakan dan kerugian secara cepat, sehingga dapat menjadi dasar penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, serta mendukung pengambilan kebijakan pemulihan di berbagai sektor.

Dengan inovasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana secara lebih terstruktur dan responsif.

Melalui apel ini, pemerintah daerah menargetkan terbangunnya sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam membentuk budaya sadar bencana serta memperkuat semangat gotong royong demi keselamatan bersama.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular