BerandaProyek Fasum Green Duta Gambut Belum Jalan, Warga Minta Kepastian

Proyek Fasum Green Duta Gambut Belum Jalan, Warga Minta Kepastian

Headline9.com, MARTAPURA – Warga Kompleks Green Duta, Karang Anyar, Kelurahan Gambut, Kabupaten Banjar, mempertanyakan realisasi proyek perbaikan jalan yang hingga kini belum juga dikerjakan. Padahal, proyek tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada April 2026. Namun, sampai sekarang belum terlihat aktivitas pengerjaan di lokasi.

Ketua Kompleks Green Duta, Sahrani, mengatakan pengukuran fasilitas umum (fasum) itu sempat dilakukan pada Februari 2026. Setelah itu, tidak ada lagi perkembangan maupun kepastian pelaksanaan proyek.

“Ada yang setahun, ada juga dua tahun, justru lebih dulu dapat perbaikan jalan. Kami memperjuangkan ini sejak 2023 sampai 2024 lewat Musrenbang, tapi belum tembus juga. Akhirnya pada 2026 bisa diakomodasi lewat jalur khusus. Tapi sampai sekarang kami belum tahu lagi kelanjutannya, apakah harus menunggu lagi,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Ia menyebut usia Kompleks Green Duta sudah cukup lama. Bahkan, pada 2015 dan 2016 kawasan tersebut juga sempat dilakukan pengukuran oleh konsultan perencanaan. “Namun hasilnya sama saja, hanya sebatas pengukuran. Informasi awal pengerjaan April 2026, tapi mendadak ada perubahan anggaran katanya,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, panjang fasum jalan yang masuk dalam rencana perbaikan mencapai lebih dari 900 meter dengan lebar sekitar empat meter. Pengerjaan akan dimulai dari pintu masuk Kompleks Green Duta.

BACA JUGA :  BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Melanda Kalimantan Selatan pada 7-8 Maret 2025

“Informasinya Mei 2026 ini pasti dikerjakan. Kami meminta jalan dicor dan itu disetujui sekitar 200 meter. Semoga benar direalisasikan karena warga masih menunggu kepastian,” katanya.

Sementara itu, Lurah Gambut, Akhmad Syaukani, membenarkan Kompleks Green Duta masuk dalam daftar perbaikan jalan tahun ini. Namun, ia mengaku belum mengetahui jadwal pasti pelaksanaan proyek tersebut.

“Betul, MC-0 atau pengukuran dilakukan Februari lalu dan baru sekali itu saja. Kalau soal jadwal pelaksanaan April 2026, DPRKPLH Kabupaten Banjar yang lebih mengetahui,” ujarnya.

Ia menjelaskan, usulan perbaikan jalan sebelumnya diajukan melalui kelurahan dan masuk dalam pembahasan Musrenbang hingga akhirnya diakomodasi. Selain Green Duta, Syaukani juga menyebut Kompleks BSD kembali mendapatkan paket pengerjaan tahap II dengan alokasi anggaran sebesar Rp200 juta.

Terpisah, Kepala Bidang Penyediaan Perumahan DPRKPLH Kabupaten Banjar, Akhmad Rizqon, membenarkan adanya keterlambatan pelaksanaan proyek jalan kompleks perumahan di sejumlah wilayah.

Menurut dia, kondisi geopolitik global ikut memengaruhi harga bahan baku proyek, seperti material semen dan aspal, sehingga berdampak terhadap jadwal pekerjaan. “Untuk perencanaan sebenarnya sudah siap dan tinggal pelaksanaan. Namun karena kondisi itu, harga bahan baku proyek seperti material semen dan aspal mengalami fluktuasi dan menjadi kendala,” katanya.

BACA JUGA :  Diduga Tanah Negara Dijual Oknum Aparat Desa, Warga 'Serbu' Kantor Kepala Desa Mandiangin Timur

Selain itu, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dunia dan distribusi energi yang dinilai sulit turut memengaruhi kesiapan penyedia jasa.

“Kami juga masih menunggu kepastian harga satuan bahan aspal. Mudah-mudahan Mei ini sudah bisa berjalan karena prosesnya non tender,” ucapnya.

Rizqon memastikan jalan di Kompleks Green Duta, Kecamatan Gambut, sudah masuk dalam paket pekerjaan tahun 2026 dan saat ini masih dalam proses pelaksanaan administrasi.

Selain Green Duta, enam paket proyek jalan kompleks di Kecamatan Gambut juga mengalami perlambatan, yakni Kompleks Alam Indah Subur, Kompleks Citra Permai, Kompleks Pesona Asri, Kompleks Shalli Messi Indah, Kompleks Daffa Karya Mandiri, dan Kompleks Sejahtera Mandiri Asri.

“Total alokasi anggaran untuk fasum jalan sebesar Rp1,6 miliar. Masing-masing paket mendapat Rp200 juta dengan panjang pengerjaan sekitar 150 sampai 200 meter. Bentuk pekerjaannya, apakah beton atau aspal, menyesuaikan permintaan warga,” jelasnya.

Program perbaikan fasum jalan kompleks perumahan tersebut merupakan bagian dari program strategis Bupati Banjar bertajuk “1.000 Jalan untuk Kompleks Perumahan”. Program itu dapat diakomodasi melalui rencana kerja (Renja) instansi terkait maupun melalui dukungan aspirasi.

Reporter: Riswan | Editor: Nasrullah

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular