headline9.com, BANJARBARU –Diduga masih sengketa lahan, Rumah dinas Ketua DPRD Kota Banjarbaru dipasangi tembok permanen di bagian depan bangunan. Tembok berbahan batako yang diduga dibangun dalam satu hingga dua pekan terakhir itu memunculkan pertanyaan terkait status aset milik Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin (20/7/2026).
Berdasarkan pantauan headline9.com di lokasi, bangunan rumah dinas masih berdiri kokoh dengan halaman yang luas. Namun, bagian depan rumah kini tertutup tembok permanen setinggi sekitar satu meter lebih yang membentang hampir di seluruh sisi depan halaman.
Tembok tersebut hanya menyisakan satu akses masuk dengan lebar sekitar satu meter. Akibatnya, pandangan ke arah bangunan utama dari jalan umum menjadi tertutup.
Di sisi kiri kawasan rumah dinas juga terdapat pos jaga permanen. Namun saat didatangi, tidak terlihat aktivitas maupun petugas yang berjaga. Rumah dinas tersebut juga tampak tidak dihuni.

Keberadaan tembok permanen itu memunculkan dugaan adanya persoalan terkait aset maupun sengketa lahan. Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Banjarbaru mengenai alasan pembangunan tembok tersebut.
Salah seorang warga Banjarbaru, Diana, mengaku baru mengetahui keberadaan tembok itu sekitar sepekan lalu.
“Tembok ini baru saja, sekitar seminggu lebih. Kenapa itu terjadi saya tidak tahu,” ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun headline9.com, pembangunan tembok tersebut diduga berkaitan dengan sengketa aset. Namun informasi itu masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Banjarbaru, Rahat Taufik, belum memberikan tanggapan terkait status aset rumah dinas maupun alasan pembangunan tembok permanen tersebut.
headline9.com masih berupaya menghubungi BPKAD Kota Banjarbaru, Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru, serta pihak lain yang berkepentingan untuk memperoleh penjelasan resmi. Berita ini akan diperbarui setelah konfirmasi diperoleh. (nsh)


