headline9.com, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif memotivasi murid Sekolah Rakyat Terintegrasi Tanah Bumbu dengan berbagi pengalaman pernah putus sekolah saat berkunjung ke sekolah tersebut, Senin (24/8/2026). Ia berbincang langsung dengan para murid untuk menyemangati mereka agar bersungguh-sungguh menempuh pendidikan.
Bupati yang akrab disapa Bang Arul itu mengajak sejumlah murid berbicara mengenai keseharian mereka selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Suasana pertemuan berlangsung santai dan para murid diberi kesempatan menyampaikan cerita maupun persoalan yang mereka hadapi.
Dalam percakapan tersebut, Bupati menerima cerita mengenai kondisi salah satu keluarga murid yang sedang menghadapi persoalan. Ia kemudian meminta agar kondisi tersebut diperiksa untuk memastikan kebutuhan keluarga tersebut, termasuk kemungkinan dukungan apabila diperlukan.
Bang Arul mengingatkan para murid bahwa kesempatan bersekolah merupakan bagian dari perhatian orang tua terhadap masa depan mereka. Karena itu, ia meminta mereka menjalaninya dengan sungguh-sungguh.
“Kalau sayang sama orang tua, kalian harus belajar dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Di hadapan para murid, Bupati kemudian menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah mengalami putus sekolah. Ia mengatakan, dirinya sempat berhenti sekolah sebelum kembali melanjutkan pendidikan hingga menjalani perjalanan hidupnya sebagai kepala daerah.
“Ada yang menyangka enggak kalau saya juga pernah putus sekolah. Saya juga sempat putus sekolah,” tuturnya.
Pengalaman itu disampaikan untuk menyemangati para murid agar tidak berkecil hati dengan keadaan yang pernah mereka alami. Ia menegaskan, mereka tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang melalui lingkungan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, guru dan orang-orang di lingkungan sekolah dapat menjadi tempat bagi para murid untuk belajar sekaligus mendapatkan dukungan.
Setelah berbincang dengan para murid, Andi Rudi Latif melanjutkan kunjungan dengan meninjau kondisi dan progres pembangunan Sekolah Rakyat.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan sarana yang nantinya digunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan keseharian para murid.






