Pemkab Balangan Batalkan Pawai Malam Takbiran Tahun 2022/1443 H

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan secara resmi membatalkan kegiatan Pawai Malam Takbiran 1 Syawal 1443 Hijriah.

Kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan pada malam Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah tersebut secara resmi di batalkan, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Balangan melayangkan surat edaran resmi tentang pembatalan tersebut, ter tanggal Kamis (28/04/2022) cap dan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan Sutikno.

Awalnya Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Balangan selaku Panitia Kegiatan Malam Takbiran 1443 Hijriah sudah menyebar undangan kegiatan tersebut kepada SKPD, Forkopimda serta Kecamatan di Kabupaten Balangan, namun sayang sekali kegiatan itu mendadak di batalkan.

BACA JUGA :  Bupati Balangan : Rekrutmen Tenaga Kontrak Utamakan Putra - Putri Daerah

Dalam surat bernomor 556/147/Disporapar-Blg/2022 itu tertulis sebab dan alasan mengapa kegiatan Pawai Malam Takbiran 1443 Hijriah Kabupaten Balangan harus dibatalkan.

‘Menindaklanjuti surat nomor 556/143/Disporapar-Blg/2022 perihal undangan partisipasi dan mengikuti Pawai Malam Takbiran tahun 2022/1443 H Kabupaten Balangan.
Kami selaku Panitia Pelaksana kegiatan tersebut, memberitahukan kepada seluruh undangan, SKPD, Kecamatan, Porkofimda, dan lain-lain bahwa kegiatan tersebut di batalkan.
Dikarenakan adanya himbauan dari Satgas Covid – 19 bahwa Kabupaten Balangan berada pada PPKM level II.’ tertanda Sekretaris Daerah, H Sutikno

BACA JUGA :  Ketua PKK Balangan Pantau Vaksinasi Pelajar di SMP 3 Batumandi

Diketahui, kegiatan Pawai Malam Takbiran di Kabupaten Balangan sudah tidak dilaksanakan mulai dari tahun 2020 hingga sekarang, mungkin kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Bumi Sanggam karena selain memaknai dan mengambil nilai religius di malam Hari Raya hal itu sekaligus menjadi simbol merayakan kemenangan bagi masyarakat yang telah tuntas berpuasa selama satu bulan penuh. (Ald)

Baca Juga