PSR Pemkab Banjar Seluas 466,45 Hektar Selama 3 Tahun

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Industri kelapa sawit mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dengan memproduksi lebih dari 146 jenis produk hilir yaitu produk pangan, produk industri dan juga menjadi produk energi. Dengan demikian dapat dikatakan sawit merupakan komoditas yang selalu diperlukan baik oleh masyarakat Indonesia maupun masyarakat dunia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi Wakilnya Habib Idrus Al-Habsyie saat tanam perdana kelapa sawit program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Desa Sumber Sari Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar, Rabu (3/8/2022) siang.

Dikatakannya, PSR merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit, dengan menjaga luasan lahan, agar perkebunan kelapa sawit dapat dimanfaatkan secara optimal.

BACA JUGA :  Ini Fakta Terbaru Istri Tega Habisi Mantan Suami di Kelampaian...! Pelaku Peragakan Reka Ulang 52 Adegan

Selain itu, juga sebagai bentuk dukungan nyata Pemkab Banjar, dalam menjaga keberlangsungan pendapatan petani sawit dimasa depan dan menjaga kontinuitas sawit sebagai komoditas strategis yang penting bagi perekonomian daerah dan nasional.

Dijelaskannya, program PSR di Kabupaten Banjar saat ini sudah berjalan 3 (tiga) tahun dengan areal seluas 466,45 hektar. Terdiri atas 2 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), yaitu Gapoktan Ngudi Rahayu seluas 172,45 hektar dan Gapoktan Maju Bersama seluas 104,5 hektar, serta 1 (satu) koperasi yaitu Koperasi Unit Desa (KUD) Ikhlas Membangun seluas 189 hektar.

Saidi Mansyur menyebut tahun 2022 ini, Kementerian Pertanian menargetkan penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) sebanyak 20 ribu pekebun di 16 provinsi termasuk Kalimantan Selatan.

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Terus Genjot Program Gemarikan

“Alhamdulillah Kabupaten Banjar tahun 2022 ini bisa menerbitkan sebanyak 208 STDB dari target 200 STDB yang akan kita serahkan secara simbolis pada hari ini,” sebutnya.

Ia berharap produktifitas sawit semakin meningkat dan membawa kesejahteraan bagi para pekebun sawit di Kabupaten Banjar.

Dikesempatan tersebut dilakukan tanam perdana sawit oleh Bupati dan wakilnya sekaligus penyerahan secara simbolis STDB usaha perkebunan dari Pemerintah Kabupaten Banjar kepada Ketua Gapoktan Ngudi Rahayu dan Maju Bersama.

Baca Juga