TP PKK Banjar Gelar Lomba Memasak Antar Kader PKK

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Miliaran rupiah dana APBD Kabupaten Banjar sudah digelontorkan pemerintah daerah untuk sektor pendidikan, kesehatan sosial budaya, goverman dan bisnis. Semuanya bertujuan untuk menciptakan generasi yang cerdas, akan tetapi berbanding terbalik dengan hasil yang didapat.

Hal tersebut disampaikannya Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas saat gelaran lomba memasak (Cooking Competition) antar kader PPK yang digelar oleh TP PKK Kabupaten Banjar, bersamaan ulang tahun ke 8 Aston Banua Hotel and Convention Center Gambut, dihotel setempat, Sabtu (10/9/2022) siang.

Dihadapan General Manager Aston Banua Hotel Disdik Solahudin dan sejumlah undangan, Nurgita Tiyas mengungkapkan, hasil yang didapat berbanding terbalik, yakni status gizi dan stunting Kabupaten Banjar berada diperingkat ke 13 dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

BACA JUGA :  Sudah 155  Calon Kades Daftarkan Diri

“Tanda tanya besar dikepala saya, dan ini adalah hal yang memprihatinkan,” ucapnya.

Dijelaskan, 153 desa di Kabupaten Banjar berada di bantaran sungai dan banyak yang menggantungkan hidupnya disungai.

“Nah ini kenapa anak-anak kita dikatakan angka stuntingnya tinggi, ada apa dengan konsumsi ikan,” ujarnya.

Gita mengatakan, permasalahan ini tidak hanya tugas pemerintah saja, tapi semua pihak baik pemerintah maupun swasta.

Dirinya meyakini dengan program Gerakan Bina Masyarakat Desa Berkualitas dan Unggul (GITAKU MANIS) didukung dengan penganggaran dan tim percepatan akan bisa mengatasi permasalahan tersebut, hanya saja ada yang terlupakan yakni penggerak.

“Ada yang terlupakan, yakni penggerak, itu kuncinya. Kalau tidak bergerak tidak akan ada perubahan,” ucapnya tegas.

BACA JUGA :  Kabupaten Banjar Menuju Satu Data

Dalam kegiatan lomba memasak dengan bahan dasar ikan patin ini, pihaknya sengaja melibatkan seluruh istri Kepala SKPD dan istri camat agar yang bersangkutan juga bisa bergerak untuk bertindak mengeroyoki permasalahan atau isu-isu yang ada, dan meyakini nantinya akan ada perubahan, meskipun dalam perjalanannya akan mengalami ujian dan hambatan.

Penilaian yang dilakukan oleh tim juri masing-masing chef Sobari eksecutive chef Aston Banua Hotel dan Chef Babeh sebagai juri tamu menetapkan, Juara I kategori DWP adalah Tim Pasbaur. Juara I kategori PKK tim Papikat Manis dari PKK Kecamatan Kertak Hanyar dan Tatah Makmur. Sementara juara favorit Tim Kecapi dari PKK Kecamatan Martapura Barat dan Cintapuri.

Baca Juga