CPNS 2018, Pemkab Banjar Buka Formasi 281 Guru, Tenaga Kesehatan, dan Teknis

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9, MARTAPURA – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan PSDM Kabupaten Banjar menyatakan siap melaksanakan penerimaan CPNS. Hal itu Diungkapkan oleh Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Banjar, Mada Teruna di sela RPJMD di Mahligai Sultan Adam Martapura, Rabu (19/09) siang.

Namun mengenai proses pelaksanaannya diundur ataukah tetap sesuai jadwal dirinya tidak berani memastikan. Ditegaskannya, BKD dan PSDM Kabupaten Banjar hingga siang ini masih menunggu juknis dari BKN  Bisa Diakses Jam 13.00 WIB.

“Sudah siap. BKD dan PSDM Banjar hanya bertugas menerima data dan melakukan verifikasi setelah pelamar mendapat kode peserta dari BKN, karena untuk lokasi tes bagi pelamar di Kabupaten Banjar di BKN regional, yakni di Banjarbaru,” katanya.

BACA JUGA :  Kadisdik Akan Segera Perbaiki SDN Sungai Pinang Lama.

Selain itu dia juga mengatakan, perlu kehati-hatian dalam menyampaikan informasi-informasi seputar pelaksanaan penerimaan CPNS. Mengingat masih adanya penyempurnaan-penyempurnaan atau menyesuaikan kebutuhan formasi di Pemkab Banjar.

“Ada beberapa jurusan yang di diskualifikasi tingkat pendidikan dan bisa direvisi,” imbuhnya.

Diketahui Formasi penerimaan CPNS di Kabupaten Banjar sebanyak 281, terdiri dari tenaga pendidikan sebanyak 150 orang, tenaga kesehatan 98 orang, tenaga teknis 15 orang dan K2 atau pelamar yang merupakan guru honor sebanyak 18 orang. Padahal Pemkab Banjar membutuhkan 1.300 ASN, diutamakan untuk mengisi tenaga pendidikan.

BACA JUGA :  Mobil Road Sweeper Difungsikan di Haul Abah Guru Sekumpul

Bahkan Mada juga  berpesan bagi pelamar agar menjaga kondisi fisik, jangan berpikiran ada seseorang yang bisa meluluskan menjadi ASN. Tidak ada yang bisa menolong selain Allah Swt, karena tes menggunakan sistem CAT jadi sebenarnya bisa melihat hasilnya hari itu juga setelah mengikuti tes CAT.

“Kalau ada oknum yang mengatasnamakan BKD menawarkan bisa menjadi ASN dengan imbalan uang atau lainnnya maka akan berhubungan dengan hukum,” tegasnya.(SR)

 

Baca Juga